"Natsuki apa kau sudah mengetahui pasanganmu?" Tanya Seerchael, mendengar itu Natsuki mengangguk pelan.
"Yah, tapi aku yakin ia tak akan setuju menikah denganku" ujar Natsuki menggeleng pelan sembari menatap kosong kearah lantai.
"Memangnya kenapa?" Ujar Yuuka dengan nada penasaran, ia heran dengan tingkah laku Natsuki ketika Diavolos memberikan bocoran mengenai siapa pasangan yang ditakdirkan untuknya.
"Karena gadis itu hanya mencintai Kaisar Nathan" ujar Natsuki dengan nada datarnya, mendengar itu para ksatria dan Dewi terkejut.
"Jangan-jangan..." Ujar Seerchael dengan nada terkejutnya.
"Yah dialah putri Jennifer Leviathan"
Deg
****
Di dunia manusia, terlihat kerumunan orang-orang yang terlihat tak sabaran memasuki sebuah ruangan yang terdapat panggung konser, dengan beberapa balon dan benda lainnya di tangan mereka, terlihat wajah tak sabar mereka menunggu datangnya sang bintang di hadapan mereka.
Di belakang panggung yang megah itu, seorang pria yang sedang duduk di sebuah sofa menatap kearah 3 pria lainnya.
Pria itu memakai baju kemeja hitam dengan celana jeans ketat, berkacamata, rambut coklatnya tertata dengan rapi dan manik merah darahnya menatap tajam kearah 3 pria yang terlihat seusia dengannya.
"Ada apa Ren? Kenapa kau terlihat tegang seperti itu?" Ujar Seorang pria dengan rambut coklat dan bermanik coklat tua dan menggunakan anting bulan sabit di telinga kanannya.
"Ayahanda memanggil kita, sepertinya ia masih berusaha untuk menjadikan salah satu dari kita untuk menjadi pewaris kerajaan selanjutnya" ujar Pria bernama Ren, mendengar itu ketiga pria itu saling menatap.
"Cih, kenapa pria tua Bangka itu memaksa kita?" Ujar pria berambut biru gelap dengan manik berwarna coklat gelap.
"Berhentilah bersikap kekanak-kanakan Ken, kau seharusnya menghormati ayahanda" ujar Ren kesal dengan adiknya yang sangat tak sopan.
"Untuk apa pria tua sepertinya harus dihormati? Bukannya kau juga membencinya? Sampai kapan kau akan menjadi anjing setianya?" Ujar Ken dengan nada kesalnya, mendengar itu Ren hanya menghela nafas sembari memperbaiki posisi kacamatanya.
"Berhentilah berkata seperti itu Ken!" Ujar Ren dengan nada kesal.
"Apa yang diucapkan Ken benar, sampai kapan kau akan menjadi anjing setia pria bernama Cromwell? Bukannya pria itu yang sudah membunuh ibumu?" Ujar seorang pria berambut coklat dan bermanik coklat tua menggunakan anting berbentuk bulan sabit di telinga kanannya.
"Berhentilah membicarakan masa lalu Chris!" Ujar Ren dengan nada kesal, mendengar itu pria bernama Chris hanya berdecih.
"Jadi ayahanda meminta kita untuk kembali?" Ujar pria bersurai ungu tua dan bermanik merah darah dengan nada datar dan tatapan tajamnya, mendengar itu Ren hanya mengangguk sembari memperbaiki posisi kacamatanya.
"Baiklah setelah konser ini selesai, maka kita akan kembali ke Fantasia menemui ayahanda" ujar pria itu, mendengar itu ketiga pria itu hanya terdiam.
"Baiklah kakak"
****
Di istana Aviar, terlihat Hanabi sedang bermain dengan Arystides dikamarnya, Hanabi yang merasa sepi dikarenakan Zarrah dan Zian belum sadarkan diri pun meminta Natsuki untuk membawa Arystides kekamarnya untuk menemaninya.
Disaat Hanabi sibuk bermain tak lama terdengar suara ketukan pintu membuat Hanabi menghentikan kegiatannya sesaat.
"Masuklah" teriak Hanabi dan tak lama pintu terbuka memperlihatkan para ksatria dan juga para Dewi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Stand By Me
FantasiSERI KEEMPAT GODDESS SERIES "Kejahatan dan kegelapan belum menerima kekalahan, kegelapan akan terus berjuang untuk mencapai tujuannya, jiwa yang terbuang akan mendukung kegelapan untuk mencapai tujuannya, maka tugas sang bunga matahari yang akan men...
