"Sistem power Chip off" gumam Hanabi dan seketika penampilannya berubah, rambutnya memanjang hingga lututnya dan warnanya berubah menjadi Silver, maniknya yang awalnya merah kini berwarna hijau.
Yah ia kembali menjadi dirinya saat sebelum menjadi anggota CEA, entah mengapa ia merasa rindu dengan Surai dan maniknya ini.
Setelah mendengar cerita Natsuki Hanabi merasa bahwa Arthemis dalam ceritanya itu adalah dirinya.
BRUKKK
TRANKKK
Hanabi berbalik ketika mendengar sesuatu terjatuh, dan ia terkejut melihat seorang gadis dengan pakaian pelayan yang menatapnya dengan tatapan terkejut dan air mata yang menggenang di pelupuk matanya.
"Tuan putri"
Deg.
****
Hanabi terkejut melihat pelayan itu dan segera ia mengaktifkan kembali power Chip dalam tubuhnya dan penampilannya kembali seperti semula.
Pelayan itu tersadar dan segera membersihkan makanan yang tumpah, melihat itu Hanabi segera membantunya.
"Permaisuri apa yang anda lakukan, biar saya saja yang melakukannya" ujar pelayan itu terkejut ketika Hanabi ikut membantu.
"Tak apa, ini sudah terlanjur" ujar Hanabi, dan akhirnya lantai itu kembali bersih.
"Maafkan saya karena masuk di kamar anda tanpa permisi, namun saya terkejut melihat penampilan anda yang sangat mirip dengan seseorang" ujar pelayan itu sembari menunduk dalam.
"Tak apa, sudahlah, tapi kenapa kau tadi memanggilku dengan sebutan tuan putri?" Ujar Hanabi membuat pelayan itu terkejut.
"Ah, itu nona, saat ini status anda adalah tuan putri karena anda adalah calon istri kaisar Nathan" ujar Pelayan itu namun Hanabi merasa bukan itu jawabannya.
"Tapi tadi kau memanggilku permaisuri, seharusnya kau memanggilku tuan putri bukan?" Ujar Hanabi dan pelayan itu tergagap.
"Ah, itu saya belum terlalu terbiasa memanggil anda tuan putri, karena saya tahu anda adalah calon permaisuri" ujar pelayan itu sembari gegalapan.
"Sudahlah tak usah di bahas lagi, oh iya ngomong-ngomong namamu siapa?" Ujar Hanabi dan pelayan itu semakin menunduk.
"Nama saya Zarrah, saya berasal dari perkampungan Zuna yang berada di perbatasan kerajaan Vampir dan Werewolf" ujar Zarrah membuat Hanabi tersenyum dan menjabat tangan Zarrah.
"Salam kenal Zarrah, namaku Hanabi Himawari semoga kita bisa menjadi teman yang baik, dan ah iya aku berasal dari dunia manusia yah bisa dibilang aku manusia" ujar Hanabi membuat Zarrah terkejut ketika Hanabi menjabat tangannya.
"Tuan putri seharusnya anda tak perlu berbuat begitu, tak pantas seorang calon permaisuri seperti anda menjabat tangan seorang pelayan pinggiran" ujar Zarrah membuat Hanabi mengeritkan alis.
"Kenapa tidak boleh? Kau kan seorang gadis yang seusia denganku, jadi kenapa kita tak boleh saling berjabat tangan? Dan apa maksudmu pelayan pinggiran?" Ujar Hanabi dan terlihat wajah sedih Zarrah.
"Karena anda adalah calon permaisuri dan tak pantas anda menjabat tangan seorang pelayan seperti saya" mendengar itu Hanabi menggenggam kedua pundak Zarrah.
"Zarrah bagiku kau bukanlah pelayan, bagiku kau adalah seorang gadis yang seusia denganku yang akan menjadi teman pertamaku disini, jadi jangan merendahkan dirimu, dan berhentilah bersikap formal padaku, karena aku tak menyukainya"
"Tapi tuan-"
"Tak ada tapi- tapian, mulai sekarang kau adalah temanku dan berhenti memanggilku tuan putri ataupun permaisuri kau tinggal memanggilku Hanabi, ok?" Ujar Hanabi dan Zarrah merasa tertegun dan terkagum dengan perlakuan Hanabi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Stand By Me
FantasiaSERI KEEMPAT GODDESS SERIES "Kejahatan dan kegelapan belum menerima kekalahan, kegelapan akan terus berjuang untuk mencapai tujuannya, jiwa yang terbuang akan mendukung kegelapan untuk mencapai tujuannya, maka tugas sang bunga matahari yang akan men...
