"Kal.. kapan sekretaris baru masuk kerja?" Tanya Ardi.
"Besok dia sudah bisa masuk kerja bos.." jawab Haikal
"Oke.." Ardi melanjutkan pekerjaannya.
Sekretaris Ardi yang lama kini tengah cuti hamil. Karena ia butuh sekretaris yang baru, akhirnya mencari pengganti sementara untuk mengisi pekerjaan itu sebelum sekretaris Ardi yang lama kembali dari cuti hamilnya.
Memgingat soal kehamilan, Anindia juga sudah memasuki bulan ke sembilan itu artinya Anindia juga sedang mempersiapkan kelahiran nanti.
Hari ini Ardi memutuskan untuk cepat pulang kerumah. Entah kenapa ia sangat merindukan Anindia. Tidak lupa Ardi akan membelikan makanan kesukaan Anindia yaitu sate padang.
"Kal hari ini gue mau pulang cepat.. lo handle apa pun yang bisa lo handle oke.." perintah Ardi.
***
Ardi sudah berada di dalam mobilnya dengan sekantung kresek yang berisi 3 bungkus sate padang. Ia hendak membeli banyak namun antrian yang membeludak mengurungkan niatnya untuk membeli lebih.
Saat sampai dirumah Ardi buru-buru masuk, dengan segera ia menemui Anindia yang sedang asyik menonton tv dengan Arkan.
Seperti biasa Anindia menonton drama korea. Katanya lagi hamil bagus liat oppa-oppa ganteng. Biar nanti kalo bayinya laki-laki juga ikut ganteng.
Karena bayi Anindia perempuan pasti dia akan cantik. Padahal untuk setingkat kegantengan Ardi ia sudah setara dengan Hyun Bin. Sudah jelas pastinya anaknya akan mewarisi goodlooking seperti papanya.
"Sayang mas pulang.. ini mas bawain sate padang.." ucap Ardi.
"Mas uda pulang.. ini sate padang.. alhamdulillah mas tau aja kalo aku lagi pengen.." ujar Anindia sambil mencium tangan Ardi dan mengambil kresek yang dibawa Ardi.
"Arkan yuk kita makan sate dulu sayang.. papa beliin tuh.." ujar Anindia.
"Bentar bunda.. Arkan nonton dulu.. biar Arkan juga ikut ganteng.."
Jawab Arkan dengan polosnya.
"Ckkckckck liat tuh mas.. anak kamu kurang ganteng apa coba, malah minta nambah.. " ujar Anindia geleng-geleng kepala melihat tingkah konyol putranya.
Karena tidak bisa menahan godaan aroma sate padang. Arkan memutuskan berhenti menonton kini ia tengah nimbrung bersama papa dan bundanya, ikutan makan sate padang.
"Sayang gimana? Tadi apa kata dokter? Kira-kira kapan bayi kita lahir?" Tanya Ardi.
Pagi tadi Anindia di temani Arkan pergi cek kandungan. Karena Ardi banyak pekerjaan di kantor ia tidak bisa menemani Anindia ke dokter kandungan.
"Alhamdulillah bayi kita sehat mas.. kata dokter HPL nya kemungkinan 3 minggu lagi.. masih lama mas.. ini baru masuk 2 minggu awal di bulan kesembilan." Ujar Anindia.
"Duh mas gak sabar sayang mau ketemu adiknya Arkan.." ujar Ardi bersemangat.
"Pa.. tadi aku liat adik loh di tv.." ujar Arkan
"Di tv? Kok di tv sayang?" Jawab Ardi terheran dengan ucapan anaknya.
"Itu loh mas USG" Anindia menjelaskan.
"Hahahahaha Arkan Arkan.. papa kirain adik kamu beneran di tv.." ujar Ardi terkekeh.
Itu kali pertama Arkan menemani Anindia cek kandungan ke dokter. Maka dari itu saat melihat Anindia yang sedang di USG dan bayi itu muncuk di layar monitor ia berfikir adiknya di masuk tv.
Tiba-tiba Anindia bertanya soal adiknya pada Arkan. Ia ingin adik laki-laki atau perempuan. Namun Anindia kaget dengan jawaban yang di lontarkan Arkan.
"Adik laki-laki atau perempuan Arkan gak masalah kok bunda.. yang penting dia tetep adik Arkan yang akan Arkan sayangi terus.." jawab Arkan sambil nyengir.
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA DARI GADIS BIASA [END]
RomanceBukan menjadi satu-satunya yang belum menikah namun Anindia selalu menjadi bahan untuk dipaksa menikah. Selalu di jodoh-jodohkan membuat Anindia muak. Mendadak pak lurah dikampungnya ingin menjodohkan Anindia dengan kerabatnya namun perjodohan kali...
![CINTA DARI GADIS BIASA [END]](https://img.wattpad.com/cover/259735039-64-k553538.jpg)