Akhirnya update lagi !!
Aku kejar terget naskah jadi lama guys, maaf ya :((
Jangan lupa vote dan comment, awas aja enggak 😡
Semangat puasanya yya!
Happy Reading ♡
.
.
.
.
.
.
"Balas dendam memang dapat memuaskan hati, namun itu tidak mengubah keadaan menjadi lebih baik."
Bugh! Satu pukulan itu tepat mengenai rahang Agam untuk yang kedua kalinya membuat ia kembali tersungkur dana berusaha bangun. Kalbiru marah karena tau Agam mengirim lokasi penyekapan pada Zaidan.
"Sialan lo Gam! Beraninya khianatin gue!" geram Kalbiru marah. Adysha dan Zalena yang melihat itu hanya bisa meringis dan menutup mata karena keadaan mereka terikat dan mulut dilakban.
"Gue lakukan apa yang seharusnya gue lakukan. Lo udah kelewat batas Kal, gak semua suruhan bokap lo harus lo kerjain!" ujar Agam menatap nyalang pada Kalbiru.
"Lo gak usah ikut campung anjing! Ini urusan gue, lo cuman diam dan turutin apa kata gue!"
"Lo goblok apa emang gak punya hati sih?! Gue gak masalah kalau lo suruh ngerusuh dijalanan tapi buat culik dan sekap anak orang kayak gini gue gak bisa!"
Kalbiru kembali memukul wajah Agam, pukulan kali ini lebih keras hingga Agam terbentur pada dinding dibelakang. Wajahnya sudah babak belur, nafasnya tersengal dengan dada naik turun.
"Gue juga gak mau kayak gini Gam! Gue cuman mau balas budi sebelum gue melepas diri dari bokap gue yang toxic itu," ucap Kalbiru dengan tangan terkepal kuat.
"Balas budi gak gini juga Kal. Otak lo dimana goblok?!" desis Agam memaki Kalbiru.
"Udah lo diam aja Gam. Ini gue yang urus," ujar Kalbiru marah. "Jangan coba-coba buat lepasin mereka. Konsekuensinya gak main-main kalau lo berani."
Setelah itu Kalbiru melangkah keluar dari ruangan, melirik sebentar pada Adysha dan Zalena yang memberontak meresa takut. Agam meludah kesembarangan arah, rasa anyir begitu menyengat dilidahnya. Agam meringis saat mencoba memegang bagian wajahnya yang terkena pukulan Kalbiru.
"Bentar lagi Zaidan pasti datang, lo berdua sabar. Sorry, gue gak bisa ngapa-ngapain selain jagain lo berdua di sini," ucap Agam menatap Adysha dan Zalena merasa bersalah.
Beberapa detik setelah itu, pintu ruangan kembali terbuka. Mereka sontak menoleh, tiga orang laki-laki berbadan kekar itu masuk dengan wajah garangnya menghampiri Agam yang terduduk dilantai. Tiba-tiba, orang-orang itu menarik Agam dengan paksa untuk berdiri, dua orang memegangi tangan kanan dan kiri Agam untuk menahan.
"Apa-apaan nih?! Lepasin gue bangsat!" maki Kalbiru berusaha memberontak—melepaskan diri.
"Kita diperintah Kalbiru," papar laki-laki yang berdiri didepan Agam.
Kalbiru sialan! Rupanya cowok tidak punya otak itu belum puas memukuli wajahnya.
Bugh! Kepala Agam tertoleh kesamping ketika pukulan itu mendarat mulus dirahang kanannya. Bugh! Pukulan kedua mengenai pipi kirinya. Bugh! Pukulan ketiga mendarat di perutnya hingga Agam terhuyung ke belakang. Bugh! Laki-laki itu tidak lagi memukul melainkan menendang perutnya hingga terlepas dari dua orang yang menahan kedua tangannya.
Agam terbatuk memegangi perutnya yang terasa sakit, gila pukulan laki-laki itu benar-benar terasa dan bertenaga.
"Cabut!" perintah cowok itu pada kedua anak buahnya. Mereka pun melangkah keluar dari ruangan setelah memastikan Agam yang terkapar lemas dilantai.
KAMU SEDANG MEMBACA
Coldest Prince [Terbit]
Teen FictionFollow dulu sebelum baca ! [ Sekuel- Jodoh Dari Allah ] Ini tentang Zaidan, ketua MPK yang paling disegani dan disukai oleh para guru. Dengan julukan Pangeran dingin karena wajah dan sifat dinginnya. Laki-laki yang sangat menghindari kontak fisik de...
![Coldest Prince [Terbit]](https://img.wattpad.com/cover/231936401-64-k686424.jpg)