Extra Part datang!
Happy Anniversary Coldest Prince ke satu tahun! 🎉🎊
Jangan lupa vote dan comment 😼
Happy Reading ♡♡
.
.
.
.
.
.
01. Tidak berjodoh?
——————————————
"Dan akhirnya, aku hanya bisa melepas dan merelakanmu dengan ikhlas."
——————————————
Tujuh tahun kemudian....
Gadis berbalut gaun pengantin berwarna putih panjang menjuntai itu tampak duduk di sisian kasur dengan teman perempuannya. Gadis itu tampak menahan tangis mendengar lantunan ayat suci Al-Qur'an dari sang laki-laki yang akan menjadi suaminya.
Hari ini, hari paling membahagiakan sekaligus mendebarkan baginya. Ia akan melepas status lajangnya setelah laki-laki yang melamarnya mengucap akad.
Bertahun-tahun mencoba menunggu dan meyakinkan diri jika Allah akan memberikan yang terbaik. Dan ya, sekarang ia diberi yang terbaik—lebih tepatnya melebihi baik.
Kamarnya di sulap seperti kamar pengantin umumnya—dengan berbagai hiasan pernak-pernik dan taburan bungan di atas kasur. Rumahnya pun di hias sedemikian rupa—di lantai bawah keluarga pihaknya dan pihak laki-laki sedang menyaksikan ijab qobul dengan para tamu undangan.
"Saya terima nikahnya Alinka Zalena Putri binti Gevanno Fahreza Amir dengan mas kawin tersebut di bayar tunai!"
"Sah?"
"SAH!!"
"Alhamdulillah!"
Agam—mempelai pria itu bernafas lega sambil mengusap wajahnya. Perasaan gugup yang menyerangnya tadi kini meluap dan di ganti dengan perasaan senang. Senyumnya mengembang sempurna, Agam menoleh pada kedua orang tuanya yang memberinya tatapan haru.
"Alhamdulillah, akhirnya halal juga," celetuk Agam membuat mereka yang mendengar tergelak.
"Udah boleh samperin istri gak nih?" tanya Agam tak sabaran.
Penghulu yang sedang menyiapkan berkas tertawa mendengarnya. "Buru-buru banget, istrinya gak bakal di ambil orang nak. Udah terikat sama kamu."
Agam menyengir malu seraya membenarkan peci di kepalanya. Pengantin baru emang ngegas terus.
Di kamar, Zalena menangis di pelukan Adysha. Zalena tak hentinya mengucap syukur setelah Agam mengucap akad dengan lantang dan lancar.
"Selamat ya sahabat aku, udah sah jadi istri Agam," ucap Adysha sambil mengusap-usap punggung Zalena. "Berhenti dulu nangisnya, nanti make upnya belepotan."
Zalena tersenyum tipis—melerai pelukannya lalu menatap Adysha dengan haru. "Adysha, ini beneran gak sih? Beneran udah sah?"
Mendengar pertanyaan Zalena yang masih tidak percaya dengan acara akadnya hari membuat Adysha tertawa lucu.
"Beneran lah Len, masa bohongan sih." Adysha mengusap air mata Zalena menggunakan tisu dengan perlahan.
Ceklek!
Pintu kamar terbuka, Genna masuk dengan Zalwa yang terus menggenggam tangan ummanya. Mereka memakai pakaian serasi hari ini—gaun berwarna emas tampak melekat indah di tubuh Genna dan Zalwa. Begitu juga dengan Adysha yang menjadi bridesmaid. Genna tersenyum haru menghampiri anak perempuannya yang kini sudah menjadi istri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Coldest Prince [Terbit]
Teen FictionFollow dulu sebelum baca ! [ Sekuel- Jodoh Dari Allah ] Ini tentang Zaidan, ketua MPK yang paling disegani dan disukai oleh para guru. Dengan julukan Pangeran dingin karena wajah dan sifat dinginnya. Laki-laki yang sangat menghindari kontak fisik de...
![Coldest Prince [Terbit]](https://img.wattpad.com/cover/231936401-64-k686424.jpg)