Extra Part : Z & A

39K 3.6K 1.9K
                                        

Jangan lupa baca bismillah dulu, terus istighfar 😭👍

Ku buru-buru mau PKL nih.

Kalian baca ini sambil ngapain?

Happy Reading♡

.
.
.
.
.

03. Pasutri baru.

————————————

"Kalo udah halal mah bebas, mau pegangan tangan, mau pelukan, mau cipika-cipiki sama pasangan dapatnya pahala bukan dosa."

————————————


Matahari sudah muncul, langit telah berwarna biru cerah, burung-burung berkicau sahut-menyahut. Adysha kembali masuk ke dalam kamar untuk membangunkan Zaidan yang masih terlelap nyenyak di kasurnya. Setelah sholat shubuh tadi, Zaidan memilih tidur lagi karena masih merasa ngantuk dan lelah sedangkan Adysha membantu Genna di dapur.

"Kak..." panggil Adysha di samping tempat tidur. "Bangun, udah jam tujuh."

Zaidan tak merespon, laki-laki itu masih larut dalam mimpi indahnya sambil memeluk guling. Punggung telanjang terekspos karena selimutnya yang melorot hingga pinggul.

"Kak

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Kak..." Adysha meneguk ludahnya sambil menggoyang lengan Zaidan.

"Emmhh," Zaidan melenguh pelan ia menggeliat seraya mengubah posisinya tanpa ada niatan membuka mata.

"Ihh, bangun!" Adysha memukul lengan Zaidan kesal. "Bangun kak! Udah jam tujuh!"

Perlahan Zaidan membuka matanya—menyesuaikan cahaya yang masuk ke retina mata. Di tatapnya Adysha yang berada di pinggiran kasur dengan wajah cemberut, Zaidan tersenyum tipis walaupun matanya masih sangat mengantuk.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Coldest Prince [Terbit]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang