🏅JUARA 2 WRITHON WITH CWBP🏅
[FOLLOW DULU SEBELUM BACA]
"Kamu adalah dosaku di masa lalu dan surgaku di masa depan." -Zawjaty-
Blurb:
Siapa sangka, kehidupan Zay semula baik-baik saja, tiba-tiba berubah setelah kejadian hari itu. Ia yang masih bisa...
Bunga menggeleng dan mencoba untuk berdiri. "Tidak usah."
"Ayo, Bunga. Kalau gue biarin lo jalan, kita bakal Isya' nyampe rumahnya."
Bunga masih diam. Ia merasa tidak enak jika Zay harus menggendong tubuhnya yang mungkin jauh dari kata ringan.
Melihat sikap Bunga seperti itu, Zay mendengus. "Oke, gue itung sampe tiga. Kalau masih nggak mau naik, gue tinggal."
Perempuan itu bergeming. Hal tersebut membuat Zay terpaksa mencari ide lain.
"Di tempat ini, kalau udah menjelang Maghrib biasanya sepi dan suasananya agak horor." Zay mencoba menakut-nakuti Bunga. "Ayo, Bun."
"Satu." Zay mulai menghitung.
"Dua."
Bunga masih berpikir. Ia tidak ingin merepotkan Zay, tapi kalau tidak menurut ia akan sendirian di tempat yang pertama kali didatanginya.
"Tig-"
Tap!
Bunga langsung naik ke punggung Zay. Melihat tangan Bunga yang sudah melingkar di lehernya, Zay tersenyum. Usahanya menakut-nakuti Bunga akhirnya berhasil. Setelah itu, mereka pun pulang karena hawanya sudah mulai dingin.
Di sepertiga perjalanan, keduanya masih diam. Sibuk dengan pikiran masing-masing. Mereka masih fokus membiarkan angin sore itu memainkan rambut dan hijabnya.