Selamat membaca
**
Sudah 1 minggu rara berada di rumah omahnya..
Semuanya terasa biasa saja..dion bahkan menjadi lebih cuek sekarang, yang membuat rara merasa aneh sekaligus risih adalah kedatangan denis di hidupnya.
Bahkan setelah kedatangan denis saat bersama dion itu sudah membuat pirasat rara tidak enak, bahkan risih..sejak saat itu pula room chat rara di penuhi spam chat dari denis..kadang juga rara di buat bingung bukankah denis itu pacarnya livia.
"Hiss raaa,,berenti mikirin itu.. yang harus lo pikirin sekarang adalah gmna caranya lo bisa masuk ke rumah papa lagi...
Belum lama rara memikirkan caranya agar bisa masuk rumah papa nya lagi...omah nya memanggil...
"Raa...
"Iya oma...
"Kamu mau pulang sekarang kan
"Iya omah.. kenapa emangnya oma?
"Minta antar abang kamu aja..
"Ngga omah, takut ngerepotin abang..
"Masa iya ra,, sekarang hari Minggu ra..
Setelah di pikir² rara menyetujui saran omah nya itu,toh sekarang hari Minggu, abang nya pasti tidak akan merasa keberatan..
/Di telpon/
"Halo abang...
"Knpa ra? Tanya dion singkat
"Tolong anterin rara pulang ke Jakarta bang
"Abang sibuk ra
"Kan sekarang Minggu bang..
"Ya intinya abang sibuk. Jadi ga bisa nganter kamu pulang.
Rara tau, mungkin dari sifat dion yang sekarang ini menggambarkan bahwa dion sedikit menjaga jarak dari rara
Tiba-tiba omah nya rara merebut handphone yang rara genggam
"Dion!
"O-omah...
"Anter rara pulang. Rara adik kamu dion, ini hari Minggu kamu sibuk apa sampai mengesampingkan adik kamu sendiri
"Iya omah, dion atar rara pulang..
Haruskah di dasari dengan paksaan. Ini yang rara takutkan, meski dion tidak benar-benar berubah,tapi sedikit demi sedikit rara merasakan perubahan itu pada diri dion
**
Dion memang mengantar rara pulang,tapi dion yang bersama rara itu bukan dion abang nya. Rara cukup merasa sedikit sedih atas perubahan dari sikap dion, se-sedikit apapun dion merubah sikapnya pasti rara akan merasakan hal itu.
"Dionnn..sini masuk, tumben kamu kesini ngga bilang..
"Dion nganterin rara pah..jagain rara, dion pamit pulang..
"Ko cepet banget sih dion.. protes erik pada dion
"Ra. Cepet masuk sana..titah dion kepada rara tanpa memperdulikan ucapan erik
"Iya bang,, makasihh udah mau anterin rara pulang
Tanpa ba bi bu rara memasuki rumahnya, mungkin dion sudah mempunyai pirasat jika dia meninggalkan rara di depan halaman rumahnya, kemungkinan papanya akan mengusir rara..
"Dion pamit pah, assalamualaikum
"Waalaikumusalam
***
Sekarang rara berada di kamarnya.. sedikit bersyukur,rara kembali ke rumah ini tanpa ada prihal apapun. Dan semua ini berkat dion
Rara
Bang, perubahan sikap abang. Itu yang ngebuat rara patah semangat. Seperti kata rara dulu "rara ngga bakalan nyerah kalo ada abang di sisi rara. Dan pada kenyataannya abang juga mulai ngejauh dari rara
Diary_Arrasya
***
"Huhh..pagi duniaaa...sapa rara, entah pada siapa..
"Sekarang lo harus semangat ra.. sekolah yang bener. Buktiin sama mama papa kalo lo bisa. Itu kata abang...
Rara menyusul mama dan papanya berniat untuk sarapan..
Baru saja rara akan duduk bersama mama papanya di ruang makan. Tapi..
"Mau apa kamu.ketus devi
"Rara mau makan ma
"Sana sarapan di sekolah. Mood saya ancur gara² liat muka kamu sepagi ini.
"Tapi maa...
"Pergi atau saya seret kamu dari sini. Kini erik yang bicara
"Iya pa, rara pergi..
Rara pergi ke sekolah tanpa mengisi perutnya terlebih dahulu..
**
Pagi yang cerah ini rara awali dengan mood yang tidak baik.
"Ihh risih deh. Ngapain pada ngeliatin gw deh.
Brukk!
"Si anjir..
"Ehh ra maaf maaf, sekarang lo harus ke ruang BK..
"Lah, kenapa san. Gw baru masuk sekolah padahal
"Lo sih tolol, ngapain pas minggu kemaren ngunci'in nenek lampir di gudang
"Eh iya. Kan iseng doang hehee
"Kebodohan yang hakiki.
**
Setelah keluar dari ruang BK, rara merasa tak bersemangat,dan kadang kepalanya kembali kumat. Ia tidak menyangka hanya karena perbuatannya di minggu lalu bisa menyebabkan masalah sebesar ini.
"Ra.. lo sakit?
"Ngga ko..emang ngapa?
"Muka lo kek mayat ra. Pucet
"Yaampun santi.. omongan nya ngga di filter
"Emang gitu ra, kenyataannya..dan ra, kalo lo ada masalah ataupun sesuatu yang membuat lo ngga bisa tahan sendiri, lo bisa ngebagi itu sama gw,kalo ngga putri sama rae..kita ini sahabat ra..
"Iya santi...
"Singkat amat jawabnya ra kaya idup lo...
"Heh omongan rara menoyor kepala santi
"Aduhh..sakit ra,gw kan cuma bercandul
Ah rara jadi ingat perkataan dokter revan bahwasanya ia tak akan hidup lebih dari 5 tahun..
"Eh, gimana tadi di ruang BK?
"Gw di skors selama 3 hari
"Trus gimana sama om erik ra,, pasti lo bakal di marahin abis abisan.
"Au lah. Gw pusing
Semoga suka
Votee....
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear ABANG
Dla nastolatków"..Tidak semua orang memiliki hidup yang mudah.meski berusaha, adakalanya dunia tidak mengizinkannya bahagia.." Rara ingin menentukan rencana takdir nya sendiri. Di buat se-indah mungkin tapi.. Kadang takdir berjalan tidak sesuai rencana,tapi dari s...
