EXTRA PART (12)

7.6K 486 10
                                    

🗣️ Hi!! Call me__Lili__

Terima kasih 200k readers nya all, i love you banyak-banyak ❤️❤️❤️❤️❤️❤️

Oh iya maaf aku telat update nya, tapi aku mau double up kok!

Enjoy ya!!

Langsung baca aja;)

⚠️ WARNING : WAJIB VOTE SEBELUM BACA

📍 Tandai jika ada typo!

H A P P Y R E A D I N G 🌹

.........


Kevin menggenggam erat tangan Naya, sesekali mencium nya. Kevin mengusap sudut matanya yang mengeluarkan air mata.

Bagaimana ia mengatakan pada Naya?

Bagaimana jika Naya sedih karena ini?

Lamunan Kevin buyar saat mendengar Naya meringis pelan. "Sayang, ini minum dulu!"

Naya mengangguk, meneguk segelas air putih yang tersedia. "Apa yang sakit, sayang?"

Naya mengusap perutnya, kenapa ada yang aneh? Seperti lebih kecil dari sebelumnya?

Kevin yang melihat itu ikut mengusap perut istrinya. "Vin, kenapa perutku lebih kecil? Dan kenapa perutku sakit?"

"Kamu gak kenapa-kenapa, sayang!"

Naya menggeleng, hatinya terasa sakit. "Katakan!"

Kevin menggenggam tangan Naya erat sambil mencium perut Naya, "Salah satu dari mereka, pergi"

"Aku Ibu yang buruk, hiks"

Kevin memeluk istrinya, sebenarnya tidak tega berbicara sekarang karena keadaan Naya pun juga masih lemah. Namun jika Kevin memberitahu lebih lama ia takut Naya kecewa jika tau dari orang lain.

"Kau bodoh Naya! Kau bodoh!" Gumam Naya dengan lirih, ia menyesal memilih jalan yang sepi tadi.

Sebelum kejadian....

Naya bersiul kecil sambil mengemudi sendiri menuju kantor suaminya. Siang ini Kevin berpesan pada Naya untuk dibawakan makan siang ke kantor. Jadilah Naya memasak untuk suami tercinta nya.

Namun, ditengah jalan Naya dihadang empat orang pria berbadan besar-besar. Naya tebak itu adalah musuh nya.

Naya memukul stir pelan, "Bodoh kau Naya! Kenapa lewat jalan yang sepi seperti ini!"

Naya tidak takut, hanya sekarang perutnya sedang membesar tidak mungkin Naya berkelahi seperti dulu.

"WOY KELUAR LO!!" Naya membuka pintu mobilnya, menatap datar ke empat pria itu.

"Mau apa?"

"BUNUH LO!!"

Pria itu langsung menyerang Naya, dengan sigap Naya menghindar. Lalu memukul pria-pria itu.

Karena tidak fokus dan kelelahan Naya lengah, bibirnya kena hantam.

Naya mengusap sudut bibirnya yang berdarah, Naya memejamkan mata. Mungkin kali ini meminta bantuan Angel tidak ada salahnya. Naya sudah lelah, fisiknya tidak sekuat dulu. Sekarang ada tiga nyawa yang harus Naya jaga.

"Kau mau mati, huh?!"

Angel langsung menyerang ke empat pria itu dengan brutal tanpa pandang bulu. Namun fokus Angel terbelah saat salah satu pria itu mengambil balok. Saat ingin menyerang, perut nya ditendang begitu keras.

𝑭𝒂𝒌𝒆 𝑵𝒆𝒓𝒅 𝑪𝒐𝒍𝒅 𝑮𝒊𝒓𝒍 [𝐒 𝐄 𝐋 𝐄 𝐒 𝐀 𝐈]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang