She's Safe

19.9K 2K 101
                                        

Ceklek

Micheal menutup pintu ruangannya, ia sedang mampir ke VHS karena ada berkas yang perlu ia ambil.

"Ayo Jack, meeting di rumah sakit setengah jam lagi nih" ucap Micheal seraya melihat arlojinya.

"Gue bukan supir lo, lagian lo gimana sih? Bisa-bisanya berkas rumah sakit ketinggalan di sekolah" cibir Jackson pada Micheal yang bersikap seenaknya saja.

Micheal dan Jackson tengah mengurus berkas-berkas rumah sakit milik keluarga Vorxon, Vorxon Hospital. Namun karena keteledoran Micheal, salah satu berkas itu malah tertinggal di VHS.

Dan di sinilah mereka, berjalan menuju parkiran untuk pergi ke Vorxon Hospital yang baru sebulan resmi dibuka.

Namun saat mereka sedang di perjalanan menuju parkiran bawah tanah, tiba-tiba langkah mereka terhenti

"AAAAAAARRRGGGHHHHHH"

PRANG

Gedung tempat mereka berada saat ini terguncang hebat. Kaca-kaca gedung pecah tak bersisa. Lampu di dalam gedung pun banyak yang meledak karena teriakan itu.

"Eh eh kenapa nih? Kok tiba-tiba gempa?" ucap Micheal mencoba berpegangan pada salah satu tiang di sana.

"Gue ga tau, rasanya mirip kejadian waktu Sisca ninggal terus si Ken ngamuk" ucap Micheal yang juga tengah mencari tempat untuk berpegangan.

"Oh, bisa aja sih Mike. Si ken kan sekolah di sini" ucap Jack manggut-manggut bodoh.

Seketika mata mereka membola, kemudian mereka saling tatap satu sama lain seolah benang kejadian kini tersambung menjadi masuk akal.

"KEN/KEN" seru mereka bersamaan.

Dengan cepat Mike dan Jack berlari menuju sumber suara. Itu tepat di atas gedung yang mereka tempati saat ini.

"SEMUANYA KELUAR DARI GEDUNG INI! PARA GURU EVAKUASI SEMUA MURID! PAKAI TANGGA DARURAT!" teriak Micheal pada para siswa dan pegawai yang tengah berada di dalam gedung itu.

"Siap pak!" ucap para guru yang ada di sana. Dengan cepat mereka menuntun para siswa dan siswi untuk keluar dari gedung itu melalui tangga darurat.

Berbeda dengan yang lainnya yang berjalan turun dari gedung, Micheal dan Jackson berlari naik ke atas gedung.

"Jack! Bawa 'itu' gak?!" tanya Micheal di sela lari mereka.

Jackson pun meraba saku celana dan jaketnya, sampai akhirnya ia menemukan sebuah suntikan yang terisi penuh dengan cairan obat, "Ada!" ucap Jack sembari menunjukkan suntikan itu pada Micheal.

'Ken, ada apa sebenarnya?' batin Micheal khawatir.

---//---

Kratak kratak

Beton kokoh tempat mereka menginjakkan kaki itu retak karena tekanan yang Ken hasilkan begitu besar.

"Kalo kayak gini terus, nih gedung bisa roboh!" teriak David pada sahabat-sahabatnya.

Mereka kini tengah bertahan untuk berdiri, kalau tidak mereka bisa melayang karena angin kencang yang berasal dari kekuatan Ken.

"Woy! Cem mana ini!" seru Jo putus asa. Mereka semua bisa mati di sini jika Ken tidak segera dihentikan.

Bella dan Naya nampak tidak mampu menahan kekuatan Ken, hampir saja mereka melayang jatuh dari gedung jika tidak ada jaring pembatas gedung yang menghalangi.

"Ga tau! Cuma om Jack yang punya obatnya!" sahut Ian.

Alex dan Leo kini pucat pasi, nyawa mereka serasa bisa melayang kapan saja saat melihat mata biru berkilat milik Ken yang tengah menatap mereka tajam.

Villainess' RevengeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang