I'm Fed Up

12.4K 1.2K 23
                                        

Dua hari kemudian,

Pagi yang cerah di VHS, para murid berdatangan berjalan menuju kelas atau mengobrol ria bersama teman-temannya di koridor.

Nampak Jessie dan dua sahabatnya tengah berada di kelas, tidak ada lagi yang mengganggu Jessie sekarang. Kehidupan sekolah yang ia dambakan akhirnya ia dapatkan.

Kemarin Ken sudah masuk sekolah seperti biasa, dan dia bilang the kolor ijo tidak masuk karena mereka semua sedang pulang kampung. Ian kembali ke Padang, Kouichi pulang ke Yokohama, David ke California, dan Joshua sedang di Medan.

"eh Jes, katanya bakal ada murid baru lagi loh di kelas kita" ucap Bella sang ratu gosip.

Jessie yang tengah fokus pada ponselnya hanya merespon tanpa melirik ke arah Bella, "terus?" ucap Jessie cuek.

"katanya dia-"

oy oy siapa tuh cakep bener!
Iya anjir cantik banget
Eh dia sama Ken?
Kok gandeng-gandeng gitu?
Pacar Ken? Lah terus si Jessie?
Wah gosip baru nih

Jessie menoleh saat namanya dan nama Ken disebut, sebelah alisnya terangkat saat melihat seorang gadis pirang bergelayut manja di tangan Ken. Jessie ingin tertawa melihat wajah Ken yang nampak risih tingkat dewa karena gadis itu. (inget, Ken gasuka cewek menye-menye)

'oh jadi cewek ini' batin Jessie melihat gadis itu. Kemarin Ken sudah memberitahu Jessie bahwa kakeknya curiga kalau Jessie memiliki niat jahat pada mereka, dan kakeknya berniat menjodohkan Ken dengan puteri kolega bisnis mereka dari London.

Ken yang awalnya bermuka masam langsung cerah seketika saat melihat Jessie. "my baby~" Ken berlari ke arah Jessie seraya merentangkan kedua tangannya, seperti anjing yang sudah lama tidak bertemu sang majikan.

Bruk

Jessie hampir terhuyung jatuh saat tubuh besar Ken memeluknya tiba-tiba. Mereka sudah membicarakan ini, "selama cewek itu di sini, kita harus bisa se-mesra mungkin. Biar dia nyerah" ucap Ken kemarin.

Ya Jessie hanya mengikuti alurnya saja, lagipula ia tidak berniat 'membagi' sesuatu yang menjadi miliknya. Dan Kenward Alarick Vorxon hanya milik Jessie seorang.

Jessie membalas pelukan Ken seraya mengelus kepala hitam kekasihnya itu, nampak telinga dan ekor imajiner kini mengayun-ayun saat Jessie mengusap kepala Ken sayang.

Ken melepas pelukannya kemudian menyengir menampilkan kedua taringnya, Jessie pun hanya menatap Ken bingung. Ia tidak bisa menebak isi pikiran pemuda tampan yang menjadi kekasihnya ini.

Cup

Jessie membelalak kaget saat Ken tiba-tiba mengecup bibirnya. Seisi kelas dan para murid yang sedari tadi menyaksikan drama mereka kini menutup mulut mereka karena terkejut.

Namun saat Jessie melirik ke arah gadis pirang tadi, ia nampak menatap tajam ke arah Jessie. Membuat Jessie tersenyum miring karenanya, 'oh lihat itu, how interesting~' batin Jessie.

Setelah ciuman itu terlepas, Ken kembali mendekap tubuh Jessie hangat. Ia mengistirahatkan kepalanya di ceruk putih kekasihnya, menghirup aroma lavender menenangkan dari sana.

Sedang Jessie membalas tatapan tajam gadis pirang di hadapannya, seolah berkata "he's mine bitch, back off"

Gadis pirang itu mengepalkan tangannya kuat, namun sekian detik kemudian ia menetralkan ekspresinya kembali. Dan itu membuat Jessie menaikkan sebelah alisnya, 'hm~ menarik' batin Jessie.

Gadis itu berjalan mendekati Jessie, "Ken dia siapa?" tanyanya dengan nada dan wajah polo- ralat, SOK polos.

Ken yang sedang asyik memeluk Jessie mengangkat kepalanya kemudian menatap gadis itu malas, "PACAR gue" jawab Ken penuh penekanan.

Villainess' RevengeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang