7. Persahabatan

6.6K 495 1
                                        

Prov Azka

08.00

Azka belum melihat Aina sampai sekarang, Azka akan membicarakan tentang kesalah pahaman kemarin.

Pintu kamar Aina tidak dikunci, Azka melangkahkan kakinya masuk kedalam.

Tidak ada dikamar lalu dimana Aina?kamar mandi, pikir Azka. Tapi yang dicari tidak kunjung ditemukan sampai Azka melihat lemari yang sedikit terbuka.

Azka terkejut saat membuka Lemari Aina, Kosong!. Pakaian Aina tidak ada?.

Azka baru teringat tentang kejadian semalam, Aina berkata dia akan pergi. Dengan panik Azka mencari kunci mobil untuk mencari keberadaan istrinya.

Mobil hitam itu melaju dengan kecepatan sedang, oh ayolah ini ibukota yang pasti akan sangat padat pada pagi hari.

Mobil itu melaju menuju komplek perumahan elit, rumah siapa kalau bukan rumah mertuanya.

"Assalamualaikum"ucap Azka.

"Waalaikumsalam"jawab bi Marni asisten rumah tangga dirumah mertuanya.

"Eh den, mau cari siapa? Dirumah tidak ada orang tuan dan nyonya sedang keluar kota sedangkan den Azam pergi sejak kemarin" terang bi Inah.

"Ohh, ya sudah bi kalau begitu, Azka langsung pulang aja"pamit Azka cepat.

"Assalamualaikum"sambung Azka.

"Waalaikumsalam"

Mobil itu melaju meninggalkan rumah mertuanya. "Kamu kemana sih Na, maen pergi aja tanpa ndengerin penjelasan aku dulu"

"Apa mungkin dia sama anak- anak jalanan itu"sambung Azka kembali.

"Astaghfirullah, ini juga salah aku kenapa tidak bilang dari awal"lirih Azka menyesali kesalahannya sendiri.

Prov Aina

"Lo tau gak perempuan yang sama suami Lo itu" tanya Farah.

"Gua ga tau tapi dia keliatan baik, beda jauh sama gua yang jauh dari kata baik" ucap Aina tersenyum canggung.

"Lo tu ngomong apa sih Na, Lo itu baik banget" terang Farah yang diangguki Rima.

"Hahaha, baik dari mananya sih gua?" Kekeh Aina.

"Kalau dulu kita gak ketemu sama Lo mungkin sekarang kita gak punya sahabat kayak Lo, Lo itu anak orang kaya, orang berada beda sama kita tapi Lo mau temenan sama kita, Lo ga malu Lo sering banget bantu kita"ungkap Farah.

"Jadi inget pertama kali kita bertiga ketemu" ucap Rima tersenyum.

"Iya gua masih inget banget gimana kalian lari-lari karena dikejar-kejar satpoll PP." Kekeh Aina pelan.

Flashback

"Pak aku mau beli eskrim ditaman depan ya"pinta anak SMP pada supirnya.

"Iya non,siap atuh" jawab supirnya cepat.

"Udah sampe non"kata supir itu menoleh kebelakang sambil tersenyum.

"Tungguin aja disini, aku mau beli sendiri"minta anak itu. Yang langsung diangguki oleh sang supir.

"Tapi non"jawab supir tersebut.

"Ga ada tapi-tapian pak"balas gadis kecil itu cepat.

Pak supir itu tidak bisa membantah nona mudanya itu, nona mudanya itu sangat keras kepala dan tidak suka dilarang.

Anak itu berjalan dengan santay menuju tempat penjual Es krim, sambil bernyanyi dia sangat suka bernyanyi suaranya sangat bagus.

"Pak es krimnya dua rasa coklat sama vanila"ucapnya pada penjual es krim.

Gus Imamku✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang