Malam nanti adalah malam natal, waktu yang paling Sakura tunggu-tunggu akhirnya datang. Teman-teman yang lainnya akan datang sekitar pukul tujuh malam, lalu mereka akan makan malam bersama. Setelah itu niatnya mereka akan mengadakan barbeque dihalaman belakang rumah Sasuke yang kosong.
Sejak pagi gadis itu sudah sibuk dirumah Sasuke, menghias pohon natal yang baru datang. Untung saja berkat bantuan Yamato-sensei mereka masih bisa mendapatkan pohon natal meskipun waktunya sudah terlalu mepet. Berbagai pernak-pernik hiasan lampu telah siap. Terpasang sempurna diatas pohon natal berukuran besar.
Ditangan Sakura sebuah hiasan berbentuk bintang dipegangnya. Itu adalah hiasan yang harus diletakkan dibagian puncak pohon natal. Sebuah bangku sudah siap dan gadis itu berniat untuk menaiki bangku itu.
"Biar aku saja."
Namun tiba-tiba tangan Sasuke menahan gadis itu yang hendak menaiki bangku. Sakura menoleh dengan agak kikuk. Sebenarnya karena kejadian kemarin mereka berdua jadi sama-sama salah tingkah. Tanpa menolak akhirnya Sakura memberikan hiasan bintang ditangannya pada Sasuke dan membiarkan pria itu yang memasangnya.
Sasuke menaiki bangku dan memasang hiasan bintang itu dipuncak pohon, sedangkan Sakura bertugas mengarahkannya.
"Terlalu miring, Sasuke-kun!" Ucap Sakura sambil mencoba mengarahkan.
"Ke kiri! Tidak, kanan. Ihh jangan terlalu ke kanan. Aaa itu disana! Ah tidak kiri lagi sedikit!"
Sasuke menghela napas pasrah sambil tetap mengikuti arahan dari Sakura.
"Stop! Disana!" Teriak Sakura dengan tangan yang membentuk bingkai dari jemarinya. Gadis itu memiringkan kepalanya, mencoba menerka-nerka apakah bintangnya masih miring.
Setelah dirasa letak bintangnya sudah pas, gadis itu tersenyum lebar dan memberikan acungan jempolnya. Sasuke membalasnya dengan senyuman puas lalu melangkah turun dari kursi. Pria itu berdiri disamping Sakura sambil mengamati pohon natal yang bersinar dengan cahaya dari pernak-pernik lampu yang tampak indah.
Dahulu Sasuke pikir cahaya terang tak akan cocok dengan kediaman Uchiha yang suram, namun nyatanya tidak terlihat seburuk itu. Senyuman tipis terulas dibibirnya. Mata pria itu kemudian beralih, melirik Sakuranya yang tersenyum senang melihat pohon natal mereka.
Sasuke mengakuinya. Sejak Sakura masuk kedalan kehidupannya, sejak ia akhirnya memutuskan untuk mengakui perasaan yang sejak dulu berusaha ia tepis dan abaikan, kehidupan Sasuke perlahan berubah. Sakura tak hanya hangat namun juga begitu terang. Dahulu Sasuke takut, jika gelapnya ia akan membuat Sakura kehilangan cahayanya. Sasuke sadar dunianya terlalu gelap untuk Sakura yang selama ini selalu dikelilingi oleh cahaya. Dicintai semua orang dan menjadi incaran banyak pria.
Ketakutan masih membelenggunya hingga saat ini. Menahan Sakura untuk tetap disisinya menjadi hal yang sulit baginya. Terlebih ia sadar bahwa tak hanya ia yang ingin menggenggam tangan Sakura dan menjadikannya miliknya. Sekarang bukan lagi masanya dimana Sakura yang mengejarnya.
Namun sekarang adalah saatnya pria itu yang berusaha setengah mati untuk mempertahankan gadis itu untuk tetap disisinya.
Menggenggam tangannya saja tidak cukup. Memeluk dan merengkuhnya kuat masih terasa kurang. Terkadang Sasuke berpikiran gila. Haruskah ia kurung saja? Haruskah ia ikat tangan dan kaki Sakura dan mengurung gadis itu didalam kamarnya agar tak ada seorang pun yang bisa melihatnya?
Namun tentu saja itu hanya pikiran gilanya. Pikiran gila yang terkadang terlintas disaat hatinya dipenuhi rasa cemburu buta. Salahkan saja egoisme Uchiha yang mengalir dalam darahnya. Dahulu Sasuke hampir tak percaya dengan sejarah yang mengatakan bahwa Uchiha akan mencintai begitu dalam hingga tidak bisa menerima kehilangan. Tetapi sekarang pria itu mengakuinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
WHY THIS DIFFERENT? [End]
ФанфикшнSasuke kembali. setelah dua tahun pergi meninggalkan desa untuk perjalanan penebusan dosanya, lelaki Uchiha itu akhirnya kembali ke Konoha. teman-teman seangkatannya menyambutnya, guru nya yang kini jadi Hokage bahkan menelantarkan tugasnya hanya un...
![WHY THIS DIFFERENT? [End]](https://img.wattpad.com/cover/188452515-64-k373772.jpg)