Sudden Mission

5.1K 575 48
                                        

Hai guys ada yang kangen gk nih?

Hahaha pasti gak ada lah ya😂

Niatnya aku mau up besok aja tapi ya udah deh hari ini aja soalny ku lihat pengumuman wattpad ktny bakal down besok(?) Kurang tau sih kalian ad pengumumanny jg gak yg di bagian home?

Udah ah gk mau banyak omong langsung aja baca ceritanya😙

Happy reading~

*****

Ruangan itu gelap tanpa cahaya.  Sakura tertidur diatas sofa dengan posisi yang terlihat tak nyaman. Kepalanya bertumpu pada kedua lengannya yang tertekuk diatas sandaran sofa. Tubuhnya duduk menyamping, dengan kedua kakinya yang ia naikkan keatas sofa.

Mata gadis itu mengerjap, menunjukkan emerald yang tampak sayu. Ia mengangkat kepalanya dan meringis saat merasakan lehernya kaku. Ia melemaskan lehernya sambil mengedarkan netranya keseluruh ruangan yang gelap. Ia lupa menyalahkan lampu tadi.

Iris hijau gadis itu berhenti di jam dinding yang menunjukkan hampir jam sebelas malam. Gadis itu bangkit, memencet saklar lampu ditembok hingga kemudian dua lampu diruang tengah dan ruang makan menyala.

"Sasuke-kun?" Sakura memanggil pelan. Ia berjalan kearah kamar Sasuke berharap menemukannya disana. Namun, yang ia dapati hanya ruangan kosong.

Netra Sakura meredup, perasaannya entah kenapa semakin tak enak.

'Kenapa Sasuke-kun tidak pulang...' gadis itu hanya bisa membatin tak tenang.

Mengabaikan perasaan mengganjal dihatinya akhirnya gadis itu memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Ia tidak mungkin terus berada disini sedangkan si empunya rumah tidak ada. Sebelum pulang, Sakura melangkah kearah ruang makan. Matanya menatap kecewa kearah dua mangkok nasi dan semangkok besar kari ayam yang tersaji diatas meja. Terbiarkan mendingin.

Makan malam hari ini gagal.

Dan mungkin besok juga...

Sakura menghela napas, lalu mulai membereskan makanan yang masih utuh. Ia terpaksa membuang nasi yang sudah mengeras dan memasukkan semangkok besar kari ayamnya kedalam kulkas. Mungkin mereka bisa memakannya besok saja sebagai sarapan.

Mungkin..

*****

Pagi-pagi sekali, bahkan matahari masih malu-malu menunjukkan dirinya. Sakura melangkah cepat menuju rumah Sasuke. Gadis itu membawa rantang kecil ditangannya yang didalamnya berisi tonkatsu yang ia buat sejak matahari belum terbit. Ia berniat untuk memakannya bersama Sasuke. Tonkatsu yang dimakan dengan nasi kari pasti sangat enak.

Gadis itu berusaha mengulas senyum dibibirnya, mengabaikan perasaan tidak enak yang menjalar dihatinya sejak semalam. Perasaan yang membuatnya tidak bisa tidur sama sekali.

Begitu sampai di depan rumah Sasuke, Sakura mengetuk pintu pelan. "Sasuke-kun, aku datang!" Panggil Sakura beberapa kali.

Namun, tidak ada jawaban dari dalam. Seakan menyadari sesuatu gadis itu menjitak pelan dahinya sendiri, "Sakura bodoh, kan aku punya kunci. Ngapain mengetuk pintu segala." Sakura merutuki kecerobohan dirinya.

Sasuke memang memberi kunci cadangan rumahnya semenjak mereka resmi menjadi pasangan. Sasuke bilang biar Sakura lebih mudah masuk kerumahnya saat pagi hari. Padahal Sakura juga yang mengunci pintu rumah semalam namun entah kenapa gadis itu tiba-tiba lupa pagi ini.

WHY THIS DIFFERENT? [End]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang