Setelah lebih dari 10 hari gak up akhirny aku up lagi😂
Sumpah lagi sibuk bgt aku sampe bener2 gk ada waktu nulis. Pkokny jangan berharap aku bakal up secepet dulu deh wkwk. Kayaknya setidaknya sampai 2 bulan kedepan aku bakal slow up bgt. Tapi kuusahain bakal tetap tamatin cerita ini.
Happy reading sayang~
****
"Halo, perkenalkan namaku Haruno Sakura. Aku ninja medis yang dikirim oleh desa." Sakura menyapa Aoi dan Eiji dengan nada ramah.
"Namaku Aoi Sorata, dan dia Eiji Kouda."
"Kami berniat untuk kembali ke pos sekarang. Sebelumnya kami sempat diserang oleh Biksu yang mengantar kami ke gudang tempat para pasien berada. Karena kejadian itu juga Kapten sempat terkurung di dalam gudang." Aoi menjelaskan dengan sedikit kikuk. Sebagai salah satu ninja medis yang pernah tergabung di Anbu, nama Sakura sudah pasti akrab ditelinganya. Apalagi gadis itu digadang-gadang sebagai penerus Hokage Kelima dalam hal medis.
Sakura yang mendengar penjelasan singkat Aoi terkejut. Gadis itu melirik tajam Sasuke yang lantas langsung memalingkan wajahnya menghindari tatapan tajam Sakura.
"Kenapa Biksu itu menyerang kalian?" Tanya Sakura.
"Biksu itu mengincarku, bukan mereka." Sela Sasuke.
Naruto yang sejak tadi hanya mendengarkan memicingkan matanya saat mendengar jawaban Sasuke.
"Kenapa hanya kau?" Tanya Naruto.
Sasuke terdiam, memalingkan wajahnya tanpa menjawab. Naruto yang sudah sangat mengerti dengan tingkah sahabatnya itu hanya mendecih, "Dasar plin-plan."
"Hei, Kau yang rambut biru. Bisa jelaskan lebih rinci?" Tunjuk Naruto pada Aoi.
Aoi yang ditunjuk tersentak kaget. "A-ah iya!"
Aoi menjelaskan kejadian tadi secara terperinci, termasuk kata-kata Biksu yang sempat didengarnya tadi. Dari sana, Sakura dan Naruto jadi mengerti apa yang membuat tingkah Sasuke jadi aneh.
Naruto mendekati Sasuke, memukul punggung pria itu agak keras.
"Hei, kau itu benar-benar tidak mengerti caranya meminta tolong ya?" Sindir Naruto.
"Kalau Sasuke-kun diam saja kami mana mengerti. Makanya aku memintamu untuk menjelaskan!" Timpal Sakura kesal.
"Ngomong-ngomong, Haruno-san." Panggil Eiji menyela.
Sakura menoleh dan menatap Eiji.
"Karena Anda ninja medis, mungkin akan lebih baik jika Anda bisa memeriksa para pasien terlebih dahulu."
Aoi yang mendengar ucapan Eiji mendelik. "Eiji baka! Memangnya dia tidak lihat tatapan tajam dari Kapten Uchiha apa?!" Batin Aoi kesal.
"Tidak perlu. Dia datang kesini secara tidak resmi dan itu bukan tugasnya." Ucap Sasuke dingin. Eiji yang mendapati tatapan tajam si Uchiha hanya bisa merinding.
"Aku datang kesini bukan sebagai anak buahmu! Aku berhak memutuskan apa yang mau kulakukan." Ucap Sakura. Gadis itu mengabaikan Sasuke dan mengalihkan matanya pada Aoi dan Eiji. "Tolong tunjukkan jalannya padaku."
"Haruno Sakura!"
Grep!
"Eiy eiy, sudahlah. Kau ini emosian sekali ttebayo." Naruto merangkul bahu Sasuke, menarik paksa pria itu yang hendak mengikuti Sakura, Aoi, dan Eiji yang pergi menuju gudang.
KAMU SEDANG MEMBACA
WHY THIS DIFFERENT? [End]
FanfictionSasuke kembali. setelah dua tahun pergi meninggalkan desa untuk perjalanan penebusan dosanya, lelaki Uchiha itu akhirnya kembali ke Konoha. teman-teman seangkatannya menyambutnya, guru nya yang kini jadi Hokage bahkan menelantarkan tugasnya hanya un...
![WHY THIS DIFFERENT? [End]](https://img.wattpad.com/cover/188452515-64-k373772.jpg)