"Kau.... Sedang apa kau di depan kamar ku.?" Tanya maura tidak suka melihat orang itu
"Tante rena menyuruh ku memanggil mu untuk makan malam." Ucap nya datar
"Perlu kah kau yg harus memanggil ku.??.... Kau punya banyak waktu ya.?" Sinis Maura
"Aku juga ada perlu dengan mu... Jadi sekalian aku memanggil mu."
"Ada perlu apa kau dengan ku.?" Maura menarik kan alis nya heran
"Aku hanya ingin bertanya. Dari mana kau tadi.?"
"Apa urusan nya dengan mu.?" Sahut Maura
"Karna Sem juga tidak bisaa di hubungi kemaren malam. Dia tidak memberi ku kabar!!" Ujar nya tajam
"Hahahahaha Sania.! Sania.! Memang nya kau siapa nya Sem.? Pacar.? Istri.?... Tidak kan jadi untuk apa Sem mengabari mu hah.?" Tawa Maura pecah mendengar ucapan sania. Ya orang yg mengetuk pintu kamar Maura adalah Sania...
"Sem adalah orang yg aku suka dan aku yakin dia juga suka pada ku.!! Dan kau Maura tidak akan pernah mendapat kan cinta Sem, karna Sem milikku.!!" Ucap nya dengan wajah angkuh nya
Maura menatap nya dengan mimik wajah kasihan dia tidak menyangka gadis cantik ini sedikit gila...
"Kenapa kau menatap ku seperti itu.?" Tanya nya sedikit berteriak
"Aku kasihan padamu Sania.!!... Aku harap kepercayaan diri mu tidak terlalu tinggi karna itu akan sangat memalu kan bagi mu.!!!... Kau yakin Sem menyukai mu.??""
Sania terdiam dia menatap Maura dengan sorotan dingin "aku bisa membukti kan nya" ucap nya percaya diri.
"Mau bertaruh.?" Maura menaik kan sudut bibir nya.
"Kalau kau tidak berhasil menakluk kan sem. Kau dan ibu mu pergi dari keluarga Abraham.!?"
Sania membelalak kan mata nya terkejut dia tidak menyangka taruhan nya seperti itu,..
"Bagaimana kau berani.?"
Sania masih mempertimbang kan taruhan itu dia tidak mau keluar dari keluarga Abraham karna keluarga ini membuat nya di hormati dia tidak mau seperti dulu di injak² harga diri nya...
"Baik.... Tapi kalau aku menang kau yg harus pergi dari keluarga Abraham." Sania tersenyum menyeringai
"Setuju" jawab Maura cepat dia pun melangkah ke hadapan Sania dan berbisik.
"Siap² lah untuk keluar dari keluarga Abraham bitch." Dia pun melangkah pergi menuju tangga tapi sebelum itu dia berbalik
"Oh ya soal kemaren aku,sem dan putri sedang berlibur, kau tau Sem sangat bahagia bersama gadis itu dan 1 lagi mereka tidur 1 kamar loh hihihi... Romantis bukan."
Dia pun langsung ke bawah setelah mengucap kan kata2 itu, dia sepenuh nya tidak bohong yg dia kata kan itu jujur mereka memang 1 kamar tapi setelah putri tidur Sem keluar...
Wajah Sania merah menahan marah nya dia mengepal kan tangan hingga berdarah karna kuku nya menancap ke tangan nya...
"Gadis sialan itu... Aku pasti kan semua yg kau miliki akan menjadi milik ku." Sania pun menyusul Maura ke lantai satu..
Maura menuju meja makan dimana orang tua dan om nya sedang berbincang² di meja makan.
"Malam" ucap Maura dan mencium pipi mami nya
"Malam/hhm" jawab mereka yg di meja makan itu.
" Loh Sania mana Ra.?" Tanya mami nya
"Tidak tau."
"Tadi kan dia ke atas kata nya mau manggil kamu.?" Ucap mami Maura
"Aku di sini Tante." Sahut suara seorang gadis yg sudah ada di ujung tangga
KAMU SEDANG MEMBACA
Syakila Putri P. (END)
FantasyKarya pertama... Kalo suka terima kasih kalau gak suka ya sudah😁😂
