Seorang pemuda tampan berdiri di balkon kamar milik nya menatap langit malam, saat ini banyak pertanyaan di kepala nya mempunyai pilihan tapi ragu untuk memberi keputusan...
Dia menghela nafas lelah entah sudah berapa kali dia menarik nafas kelelahan nya dia menghabis kan waktu nya hanya di kamar, sehabis dari apart gadis nya dia hanya di kamar memikir kan ucapan gadis mungil itu...
Kacau... Itu yg dia rasa kan untuk saat ini tidak tau harus memilih siapa yg di percayai, banyak kemungkinan-kemungkinan yg timbul di benak nya yg sangat sulit untuk di jadi kan sebuah keyakinan..
Cekleek
Dia menoleh ke arah pintu kamar nya yg terbuka masuk lah seorang wanita paru baya yg masih terlihat cantik, wanita itu tersenyum lembut kepada pemuda tampan itu..
"Nak... Kau belum makan malam dari pulang tadi, ayo sini mamah sudah membawa kan mu makanan." Suara wanita itu sangat lembut
Pemuda itu melangkah masuk dan duduk di samping wanita itu, dia melihat wajah kacau milik anak nya.
"Ada apa.??... Apa ada masalah di sekolah mu.?!"
"Mah apa aku salah membela seseorang.?!" Tanya nya kepada mamah nya
"Apa maksud mu keen.?" Wanita itu bingung mendapat pertanyaan dari anak nya yaitu Keenan.
Keenan menarik nafas berat sebelum bercerita " di sekolah afril di bully mah, dan yg membully nya adalah orang yg aku sukai, gadis itu mengaku bukan dia yg melaku kan nya tapi di toilet itu hanya ada dia dan afril dengan keadaan yg mengenas kan, afriil saja mengaku kalau gadis itu yg menyiksa nya tapi gadis itu tidak mengaku mah, aku bingung harus mempercayai siapa.?? Di satu sisi gadis itu org yg aku sukai di satu sisi afril adalah teman masa kecil ku.!!! Apa yg harus aku laku kan mah.??" Keenan menatap mamah nya dengan perasaan bimbang nya
"Bagaimana dengan sikap gadis itu, ketika dia di tuduh.?!" Tanya sang mamah
"Tidak ada pembelaan dari nya dia hanya diam dengan sifat tenang nya, tadi dia ingin menjelas kan tapi aku tidak mendengar nya karna penjelasan nya tidak masuk akal mah.!?"
"Seorang perempuan akan tenang jika dia tidak bersalah, kenapa kau tidak mendengar penjelasan nya dulu.?"
Keenan hanya diam memikir kan ucapan mamah nya...
"Apa kau mencintai nya.??"
"Sangat... Keenan sangat mencintai nya mah."
"Lalu kenapa kamu tidak percaya pada nya.??"
"Mah aku bingung... Tidak ada bukti yg membenar kan pengakuan nya itu.!!"
"Tapi kau percaya dengan afril. Juga tidak ada bukti kalau gadis itu yg melaku kan nya.!!"
Keenan terdiam karna jawaban mamah nya sangat benar, dia hanya mendengar pengakuan afril saja tidak ada bukti atau saksi melihat kejadian itu...
"Keen cinta itu butuh kepercayaan, kalau kepercayaan saja kau tidak mempunyai nya bagaimana bisa kamu mencintai nya.???... Tanya hati mu kau percaya dengan siapa.??.... Sekarang kamu makan nanti sakit." Setelah mengata kan itu mamah Keenan keluar dari kamar nya.
" Aku harap kamu mengambil keputusan yg tepat nak" gumam nya di luar kamar Keenan lalu pergi
Keenan masih terdiam di tempat nya mencernah kata² mamah nya "apa aku salah membela orang.??" Gumam keenan...
Dia menghempas kan tubuh nya di kasur king size nya menatap langit kamar nya "aku harus bicara pada putri besok"
Dia pun memejam kan mata nya tanpa menyentuh makanan yg di bawah mamah nya...
KAMU SEDANG MEMBACA
Syakila Putri P. (END)
FantasiaKarya pertama... Kalo suka terima kasih kalau gak suka ya sudah😁😂
