59

3.6K 300 6
                                        

Rizal ronaldi Abraham..
Banyak orang tidak tau sosok pemuda tampan dan dingin itu, karna selalu menutup diri bahkan jarang bersosialisasi namun dia lebih suka bermain di balik layar...
Tidak ada yang menyangka pemuda berumur 17 tahun ini pemegang perusahaan ternama di berbagai negara bernama RRO Company.

Dia tidak pernah tampil di publik atau menghadiri rapat antar negara, namun hanya orang kepercayaan nya lah yang melakukan semua itu...

Dia hanya berperan sebagai anak berandalan suka tawuran sesama sekolah bahkan geng lucyfer salah satu musuh nya,
Yang notabene adalah sahabat masa kecil nya dulu..

Geng Dragon sudah di kenal geng paling beringas tanpa ampun dan kejam, geng dragon mendapat urutan kedua karna urutan pertama di sandang oleh geng lucyfer pemuda dingin dan bengis...

Beberapa bulan ini tidak terjadi keributan yang memacuh tawuran di antara mereka, karna kesibukan masing² namun sekarang seperti nya keributan itu akan terjadi lagi itu pun karna seorang gadis cantik yang sudah memenuhi pikiran nya...

Banyak hal yang dia lakukan untuk gadis itu, dengan salah satu nya menghabisi seorang gadis yang ingin mencelakai nya,  gadis itu tidak akan tau apa yang dia lakukan tapi dia tidak peduli, asal gadis itu tetap aman..

Dia hadir di pesta ini itu karna hanya ingin melihat gadis mungil itu saja, dia tidak peduli tentang pesta bahkan dia membuang ego nya agar bisa melihat gadis itu...
Seperti sekarang dia sudah menghindar pertemuan nya terhadap orang yang dia benci tapi pada akhir nya orang itu tetap bisa menemukan nya...

Seorang pria paruh baya namun tetap gagah berdiri tidak jauh dari nya dengan tatapan sulit di arti kan..
Ronal melihat pria itu malas ia menatap nya dengan aura dingin yang semakin mengental..

"Ronal... Papah ingin bicara.??" Ucap pria itu

"Maaf anda siapa.??" Tanya nya dingin

"RONAL.!!" Bentak nya. Ia menarik nafas berat sambil melihat sekeliling nya yang sudah di lihat oleh para tamu karna suara bentakan pria itu.
"Ikuti aku.!!" Ucap nya lalu berjalan tanpa ingin mendengar kan jawaban Ronal.

"Apa yang ingin anda sampai kan.??" Tanya Ronal to the poin dia tidak ingin berbasa-basi lagi karna bagi nya melihat putri lebih penting dari pada bicara pada orang ini... Sekarang ini mereka sudah berada di taman samping bangunan Alexander.

"Bagaimana kabar mu.??" Ucap pria itu setelah menarik nafas gusar. Dia tau kalau sang anak tidak suka berjumpa dengan nya..

Ronal menaikkan sebelah alis nya "anda mengajak saya kesini hanya ingin menanya kan hal yang tidak penting itu.??"

"Izal... Papah minta maaf.!!" Ucap nya setengah berbisik. Mata nya menatap Ronal sendu biar bagaimana pun dia juga menyayangi pemuda ini.

"Saya jijik mendengar panggilan itu keluar dari mulut anda.!!" Ujar nya tajam dengan mata menusuk.

Pria itu sekali lagi menarik nafas dalam dan menghembus kan nya pelan, "biar bagaimana pun aku ini papah mu...!!" Sarkas nya.

Senyum sinis terbit di bibir merah nya "maaf tuan... Mungkin anda salah orang orang tua saya sudah meninggal 10 tahun lalu... Ibu ku bunuh diri dan ayah ku mati di gigit anjing.!!" Aura Ronal benar² dingin di rasa kan oleh pria itu..

Mata nya menatap lekat anak nya yang masih menatap nya tajam dia tidak menyangka pemuda itu menganggap nya sudah mati..

"Izal.. pap....

"Berhenti memanggil ku seperti itu... Kau tau tuan aku bisa melakukan hal gila jika anda bersikeras memanggil nama itu lagi... Apa lagi menyebut diri mu sebagai papa.!"

Syakila Putri P. (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang