"Puput.!!"
Suara berat serta sedikit lembut membuat yg di sana menoleh ke sumber suara itu, mereka sangat kaget khusus nya para geng lucyfer kaget dengan kehadiran pemuda itu.
Termasuk juga putri yg dimana nama nya di panggil oleh nya,Maura terkejut melihat orang itu dengan mulut terbuka lebar.
Pemuda itu melihat mereka dengan datar dia melihat tangan Sem yg menggenggam tangan gadis mungil itu erat.
Dia tidak suka melihat kedekatan mereka dia mengepal tangan nya di dalam saku jaket kulit nya dengan kuat.
"Kak Ronal kenapa di sini.??" Tanya Maura menatap nya heran
Ronal tidak menjawab mata nya masih fokus ke tangan Sem dan putri dia menatap Sem dengan mata tajam nya tapi Sem tak bergeming sedikit pun.
Sania mendekat ke Ronal dengan wajah malu-malu nya dia meraih lengan Ronal,
"Kak Ronal kenapa kesini.?? Mau ngejemput aku ya.?? Maaf ya kak aku nebeng ikut Sem pulang nya.!! Lain kali saja ya.?" Ucap nya tersenyum manis
Dia menatap Sania datar dan tajam wajah nya menampil kan rasa jijik terhadap sentuhan Sania, Sania yg tidak peka menggandeng lengan Ronal erat.
Ronal menarik tangan nya melepas kan genggaman Sania, dia kembali menatap Sem dan putri.
"Kau... Kenapa ada di sini.?" Tanya Sem tajam.
Ronal tidak berniat untuk menjawab dia terus menampil kan wajah datar milik nya
"Puput ayo pulang.!!" Ajak nya kepada putri yg masih shok dgn kehadiran nya
Maura dan yg lain terkejut mendengar ajakan nya kepada putri apa lagi memakai nama panggilan kesayangan Maura.
Sania terkejut sekaligus malu dia sudah percaya diri kalau Ronal menjemput nya tapi ternyata menjemput putri.
Gadis itu lagi.!!! Sialan awas kau putri.!! Batin nya menatap sengit putri
Sem mempererat genggaman nya "kenapa dia harus pulang dengan mu.??"
"Put ayo.!!" Ronal tetap tak menghirau kan pertanyaan sem
Putri bingung harus bagaimana dia menatap Sem yg rahang nya sudah menegang karna menahan marah.
"Dia bersama ku." Ucap Sem dingin
Ronal menatap Sem masih dengan wajah datar "Puput ayo." Dia mendekat ke putri.
Dengan cepat Sem menarik putri ke belakang nya.
"Minggir.!!" Mereka saling menatap tajam kalau di anime sudah pasti ada listrik nya
"Tidak.!! Kau tidak berhak membawa nya.!!"
Ronal tidak mendengar kan ucapan Sem dia meraih tangan mungil putri yg tidak di genggam Sem.
"Ayo put.!!" Dia menarik nya dengan lembut tapi di tahan Sem
Sialan... Kenapa dia selalu menjadi rebutan mereka.!!!. Sania menggeram marah melihat putri menjadi rebutan lelaki yg menjadi target nya..
"Lepas.!"
"Kau yg lepas dari tangan gadis ku." Ujar Sem
Terjadi lah tarik menarik antara Ronal dan Sem yg menjadi kan putri sebagai bahan tarikan mereka, putri yg menjadi rebutan mereka sangat pusing di buat nya.
"CUKUP.... Hentikan apa kalian gila lihat putri sudah lelah kalian buat seperti itu.!!" Teriak Maura dan menarik putri kepelukan nya.
Mendengar teriakan maura Sem dan Ronal langsung melepas tangan mereka dan menatap putri cemas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Syakila Putri P. (END)
FantasíaKarya pertama... Kalo suka terima kasih kalau gak suka ya sudah😁😂
