"Gue-
"Lo duluan." kata Fiona pada Jaehyun yang saat ini sudah duduk di ruang tamunya.
"Gapapa nih gue minjem baju kakak lo?" tanya Jaehyun sambil menyelimuti dirinya dengan selimut kecil yang diberikan Fiona.
"Iya gapapa kok. Lagian lo kenapa nakutin banget sih?"
Fiona bergidik ngeri mengingat kejadian tadi.
"Ya maaf. Habisnya, gue udah pencet-pencet bel rumah lo, gue juga udah teriak dari luar. Tapi gada respon. Padahal gue liat lampu kamar nyala dari luar.
Gue tebak aja itu kamar lo. Ya gue tungguin aja, siapa tau lo liat."
Jaehyun menjelaskan dengan panjang lebar, kemudian meminum susu cokelat hangat yang berada di depannya.
"Ya lo harusnya pulang Jae. Masa lo hujan-hujanan sih? " kata Fiona shock mendengar ucapan Jaehyun.
Kenapa cowok populer itu mencarinya?
"Hehehehe. Gue pengen ketemu lo."
"Dalam rangka urusan apa?" tanya Fiona penuh selidik.
"Emang ga boleh ya?"
"Ya aneh aja Jae. Kita kan baru kenal tadi pagi."
Jaehyun menggaruk kepalanya.
"Yaaaaaaa-
Fiona tersenyum melihat tingkah Jaehyun.
"Fiona, lo gak inget gue?" tanya Jaehyun menatap Fiona dengan penuh harap.
Fiona mengernyitkan alisnya. Ternyata benar, mereka pasti pernah memiliki suatu hubungan dekat sebelumnya.
"Gue bener-bener gak inget lo Jae. Tapi gue ngerasa kita pernah ketemu, bahkan gue merasa kita pasti lebih dari bertemu." sahut Fiona balik menatap Jaehyun.
Jaehyun tersenyum.
"Lebih baik lo gak inget sih." kata Jaehyun membuat Fiona penasaran dan membuatnya semakin ingin mengingat.
"Gue pasti berusaha inget, Jae. Gatau kenapa, gue merasa kalau gue itu punya kesalahan besar sama lo. Sebelum gue minta maaf, gue harus inget dulu kesalahan gue."
"Gapapa Fiona. Gue udah maafin dari dulu kok."
"Oh ya, lo pasti gak inget juga sama Doyoung." kata Jaehyun lagi.
Deg.
Fiona merasakan darahnya berdesir.
"Doyoung siapa?" tanya Fiona semakin penasaran.
"Oh, bukan siapa-siapa kok." sahut Jaehyun sedikit lega.
"Lo bikin gue kepo aja." kata Fiona kesal.
Sedangkan Jaehyun hanya tertawa kecil.
"Fiona masih pacaran sama Jeno?"
"Loh, lo tau pacar gue?"
"Iya. Cowok yang sering bareng sama lo kan?"
"Lo sering liatin gue?"
"Ya, bisa dibilang gitu sih."
Tapi Jaehyun buru-buru menepis perkatannya tadi.
"Eh gue bukan orang jahat kok, apalagi psikopat." katanya meyankinkan Fiona.
"Bisa dipercaya gak nih?" tanya Fiona penuh selidik.
Jaehyun mengangkat tangan kanannya.
"Sumpah."
Fiona hanya menghela nafas panjang.
"Ya udah iya."
"Tapi Jae, lebih baik lo pulang deh. Hujannya udah reda. Ntar kakak gue bakal dateng. Tapi lo dimarahin.".
"Trus bajunya gimana?"
"Besok inget dikembaliin ya, ntar gue bisa bikin alasan kok."
Fiona bangkit dari sofa dan membukakan pintu dengan lebar-lebar.
"Ternyata lo tetep gasuka ya sama gue." gumam Jaehyun yang hanya terdengar samar oleh Fiona.
"Lo bilang apa?"
"Nggak. Gue pulang ya. Makasi Fiona."
Jaehyun tersenyum kecut dan keluar dari rumah Fiona.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE ISLAND •NCT•
AdventureFiona terdampar di pulau asing dan bertemu dengan beberapa pria aneh. Akankah ia selamat? Atau- ada kemungkinan lain?
