Vote dan komen, jangan lupa, thanks.
***
Soobin masuk ke dalam kelas sambil memperhatikan bangku ataupun mejanya, dia gak mau kena jebakan konyol lagi.
Walaupun kemarin dia hampir kena sih, setelah memastikan semuanya gak ada yang aneh, Soobin akhirnya segera duduk.
Lalu matanya melihat kearah pintu kelas dimana ada Jiwon yang baru saja masuk.
Memang cowok itu tampak menjauh dari Chanyoung dan Seoyoung, tapi Soobin tetap harus hati-hati jika Jiwon mengajaknya bicara.
Bisa saja itu hanya ide mereka, walaupun dia juga ragu dengan hal itu, masa sih Jiwon yang biasanya suka menolong dua orang itu tiba-tiba kemarin lalu langsung berkata dengan santai bahwa Chanyoung dan Seoyoung yang menaruh lem ke bangkunya saat itu.
"Pagi."
"Pagi," balas Soobin dengan pelan sambil memperhatikan anak kelas yang mulai berdatangan.
Bahkan ada Chanyoung dan Seoyoung juga, mereka tampak seperti pasangan, pasangan setan sih lebih jelasnya.
Jika dia mendengar kabar dua orang itu pacaran, kayaknya dia gak bakalan kaget sama sekali.
Sekarang memang hanya sebatas teman aja, tapi gak tau ke depannya.
"Biasa aja dong tatapanmu, mau ngajak berantem?"
Soobin menoleh kearah Jiwon yang duduk di belakangnya.
Iya, Jiwon yang bicara seperti itu barusan ke Chanyoung yang menatapnya dengan tatapan tidak suka itu.
Heran, ini hanya akal-akalan mereka atau emang berantem beneran?
"Hentikan, ibu sudah malas jika ada masalah lagi di kelas, sekarang gak perlu basa-basi kumpulkan pr yang ibu berikan ke kalian," suruh gurunya yang baru masuk.
Bahkan belum duduk sudah menagih pr saja, anak kelas mulai membuka tas mereka dan mengambil buku pr mereka.
Termasuk Soobin yang mengeluarkan bukunya, dia sudah mengerjakan prnya, bahkan dia percaya diri sekali jika prnya bakalan nilai bagus.
Gimana enggak yang mengajarinya adalah Yeonjun, si anak juara umum di sekolah.
Kalau ada yang salah langsung dikasih tau sama suaminya, makanya sekarang dia yakin jawabannya akan benar.
"Sekarang baca buku kalian halaman 197, pelajari, lalu ibu akan memanggil kalian secara acak ke depan untuk mengerjakan soal di papan tulis," suruh gurunya membuat anak kelas langsung cemas.
Termasuk Soobin sih, sialan saat dia melihat halaman tersebut matanya langsung takut sendiri.
Ayolah, ini bahkan lebih sulit dan gurunya hanya menyuruh mereka mempelajarinya.
Mana gurunya ini jika gak bisa jawab disuruh berdiri di depan kelas, ini memalukan walaupun Soobin sering melakukannya bersama anak-anak kelasnya yang lain.
Tapi selagi gak dilihat oleh suaminya, kayaknya gak masalah deh.
Soalnya saat sebelum dia menikah dengan Yeonjun, saat dia kena hukum, Yeonjun selalu melihatnya dengan tatapan biasa tapi ketawanya itu tampak mengejek sekali.
Gak tau itu dia mengejek Soobin atau sedang tertawa bersama Kangmin.
Gurunya bisa melihat muridnya yang sedang mempelajari materi yang ada di buku.
Lalu dia menoleh kearah Soobin yang melakukan hal yang sama seperti yang lainya.
Matanya melihat buku pr milik Soobin yang seperti tebakan Soobin tadi, nilainya dapat 100.
KAMU SEDANG MEMBACA
High On Life -yeonbin
Hayran KurguHidup di dalam kemewahan membuat Soobin tidak memperdulikan apapun termasuk pendidikannya, hal itu membuat orang tuanya marah dan memberikannya hukuman. #1 in Soobin || 090122 #1 in Yeonbin || 020922 #1 in Yeonjun || 211022 ©2021
