Bab 36

172 32 9
                                    

• • • •

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

• • • •

Chaeri :
Beomgyu, kau sudah sampai rumah?
Maaf tadi aku ketiduran, Ayah baru membangunkanku saat kau sudah pulang. Kalau lihat pesan ini, segera hubungi aku, ya! ^^

Beomgyu tersenyum saat membaca pesan itu. Ia baru saja masuk ke kamar setelah setengah jam berbicara dengan ayahnya di bawah. Setidaknya sekarang, masih ada yang bisa membuat kedua sudut bibirnya terangkat.

Dengan cepat Beomgyu mengetik balasan.

Beomgyu :
Aku sudah sampai daritadi, maaf baru mengabarimu. Tidurlah lagi, besok aku akan menjemputmu. Kita ke sekolah bersama.

Tanpa menunggu bermenit-menit, Chaeri sudah membalasnya.

Chaeri :
Sungguh?! Siap, Kapten! Aku akan tidur sekarang!

Beomgyu terkekeh sebelum membalas singkat.

Beomgyu :
Mimpikan aku, ya.

Setelah itu, ia keluar dari roomchat Chaeri dan mengecek pesan lain. Bola matanya berhenti bergerak saat melihat satu pesan dari Ryujin, itu dikirim dua jam yang lalu.

Ryujin :
Beomgyu, maafkan aku. Aku tidak sengaja memberitahu Ibu ....

Beomgyu tertegun. Ah, jadi itu Ryujin.

Pemuda itu langsung meletakkan ponselnya lalu menjatuhkan dirinya di ranjang. Menghela napas panjang, ia menatap langit-langit kamar sambil mengingat kejadian yang terjadi barusan.

Flashback On

“Anak tidak berguna!”

Plak!

Beomgyu tersenyum kecut sambil memegang pipi kirinya yang terasa panas.

“Apakah ayah tidak bosan menamparku?” lirihnya. “Kali ini apa kesalahanku?”

Pria di depannya itu mendengus. “Kau masih bertanya?”

Beomgyu terkekeh pahit. Ini bahkan kunjungan pertama ayahnya setelah dua bulan tidak pernah datang, tapi bukannya sebuah pelukan hangat, Beomgyu malah mendapat sebuah tamparan pedas. Jangankan pelukan, sang ayah bahkan tidak menyapa atau menanyakan kabarnya.

“Aku tidak melakukan apapun,” ucap Beomgyu.

“Hah!” Sang ayah menatapnya tajam. “Jauhi dia.”

LimerenceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang