"Merindukan seseorang dan tidak bisa melihatnya adalah perasaan terburuk yang pernah ada"
-
-
-
-
-
-
-
"Kamu kenapa, sya?" Pian memiringkan wajahnya melihat Arsya.
"Aku males dirumah, papa selalu bandingin aku sama kak Arya"
"Emang kenapa lagi?"
"Kak Arya dapat nilai terbaik" Arsya mengambil batu dan melemparnya.
Pian mengangguk. "Kamu pasti bisa kalahin kakak kamu , Sya! "
"Aku gak tau kenapa, tapi papa lebih sayang sama kak Arya"
"Arsya"
Dara menghampiri putranya. Arsya mengerutkan bibirnya. Dara mengusap kepala Arsya dan ikut duduk disebelahnya.
"Arsya gak mau pulang ma"
"Arsya... Papa gak bermaksud kayak gitu" Dara mengelus puncak kepala Arsya.
"Arsya faham kok ma, kak Arya sempurna di mata papa. Sedangkan Arsya?"
"Ar, dengerin mama. Setiap orang itu punya kemampuan"
"Arsya udah banyak menangin turnament karate kan ma? Tapi papa sedikit pun gak pernah mandang seluruh piala yang berhasil Arsya bawa pulang."
"Anak mama, marah ya sama papa?" Dara mencubit pipi Arsya gemas. Pian tersenyum melihatnya.
"Arsya gak mau pulang ma"
"Arsya mau ninggalin mama?"
Arsya menggeleng.
"Kalau gitu kita pulang ya" ucap Dara lembut.
Arsya menghela nafasnya. "Iya ma"
~~~~~~~~~
Mereka berjalan pulang, Arsya melirik ke tengah jalan. Ada benda yang tidak asing baginya.
"Ma, itu sapu tangan kesayangan mama kan?"
"Eh iya, pasti jatuh saat mama nyebrang tadi"
"Arsya ambil ya ma"
Arsya berlari ke tengah jalan, tanpa disadarinya sebuah mobil melaju kencang. Dara yang menyadari Arsya dalam bahaya segera berteriak. "ARSYAAAA AWASSS" Dara berlari kencang, mendorong tubuh mungil Arsya ke pinggir jalan.
Mobil tadi menghantam tubuh Dara hingga tepental jauh. Tanpa rasa kasihan mobil itu menancapkan gas dan pergi begitu saja. Banyak orang datang mengerubuni Dara. Arsya berjalan pelan, tak peduli rasa sakit yang ada pada lututnya. Dia terus berjalan dan menggenggam erat sapu tangan itu.
"Mama"
Arsya memasuki kerubunan orang-orang tadi. Semakin jelas dia menatap wajah Dara, semakin terluka hatinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
TAKDIR: Don't left me [END]
Teen Fiction"Seseorang gak akan bisa faham kalau dia gak merasakan penderitaan yang sama!" "Yaudah.. bagi penderitaan lo ke gue, biar gue bisa faham! " ~~~~~ Dunia menjadi sulit bagi Anaya, takdir menjadi tidak adil kepadanya dan bahagia berubah menjadi a...
![TAKDIR: Don't left me [END]](https://img.wattpad.com/cover/307951969-64-k397969.jpg)