21. kecurigaan Silfi

8 18 0
                                        

..................
-
-
-
-
-
-

"Menurut kalian, aneh gak sih Faryn meninggal dengan cara kayak gitu?" Silfi menggigit gigit sedotan yang ada di mulutnya.

"Maksud lo?" Rifat mengerutkan alis.

Pian, Anaya dan Arsya yang semula sibuk ngobrol jadi ikut heran mendengar ucapan Silfi. Farul hanya makan dalam diam tanpa ingin ikut dalam topik pembicaraan.

"Yaa... Aneh aja gue, masa iya dia lompat" ucap Silfi lagi.

"Mungkin dia depresi" ujar Rifat.

"Jadi menurut lo?" Anaya membuka suara.

"Mungkin... Dia dibunuh" tebak Silfi.

"Ukhuk..... " Farul meneguk esnya setelah dia tersedak kuah bakso.

"Sini gue bantuuuu!!!!" Pian sudah mengangkat kursi di sebelahnya.

"Bisa mati bego!" Rifat mengambil alih kursi dari Pian.

Farul berdeham. "Gue ke kelas duluan" ucapnya lalu pergi.

"Mencurigakan" gumam Silfi.

"Jangan sembarangan" sanggah Rifat.

~~~~~~~~~~~~

Anaya pulang seorang diri. Namun sebelum pulang, dia ingin  mampir ke cafe. Baru saja ia membuka pintu, seseorang sudah menabrak tubuh Anaya hingga dia jatuh.

"Aduh"

Anaya terjatuh, sosok itu mengulurkan tangannya.

"Hai! Apa kabar?" tanyanya seraya tersenyum.

Anaya berdiri sendiri tanpa menerima bantuan orang itu. Kini mereka tengah duduk berdua. Orang itu merasa bersalah karena menabrak Anaya. Dia mentraktir Anaya walaupun Anaya sudah menolaknya.

"Lo... Takut sama gue?" tebaknya karena melihat ekspresi Anaya yang sulit diartikan.

"E- enggak kak!" sanggah Anaya cepat.

"Hm... Oke!. Sans aja, Nay" ujarnya lalu tertawa pelan.

"Kak Gafa sekolah dimana sekarang?" tanya Anaya hati-hati.

Gafa tersenyum kecil. "Gak sekolah, lo tau kan gue di DO?"

Anaya mengangguk pelan.

"Lagian sekarang gue kerja, tau Giya? Kelas 10 ips 3?"

"Tau kak. Pernah ketemu pas seleksi Olimpiade" Anaya meneguk kopi di gelasnya.

"Adek gue" ucapnya.

"Oh, emang kak Gafa kerja dimana?"

"Lanjutin usaha nyokap. Ngurusin perusahaan itu" jelas Gafa.

"Kak, gue duluan ya. Thanks kak" ucap Anaya.

"Iya"

Anaya melangkah keluar dari cafe tadi. Gafa itu Gafa!! Pembully terkenal di SMA angkasa. Ya walau dia sudah di DO tapi kan tetap saja. Tapi, dia sudah sedikit berubah. Fikir Anaya.

TAKDIR: Don't left me [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang