END

29 17 0
                                        

Aku fikir dunia tidak adil
Membawa semua kebahagiaan
Yang aku miliki. Semua hilang
Dan sirna tanpa bisa kembali
Seperti dulu.

Semua hanya omong kosong
Lalu kau datang memberi arah
Dan mengatakan bahwa
Bahagia itu mudah

Kau merubah semuanya
Mewarnai hariku, mem-
Buatnya indah. Dan kini
Aku sadar bahagia itu
Mudah saat kau ada

Tapi takdir seolah berkata
Bahagia tak semudah yang
Ku rasa. Takdir membawamu
Pergi. Memaksaku harus ter-
Biasa tanpamu.

Anaya menutup bukunya. Hai Arsya.. sudah 1 tahun berlalu Dan aku masih belum percaya kamu pergi.

Kamu tau? Aku lulus di psychology. Dan Pian bisa lulus di angkatan. Kamu harus percaya itu!. Farul masuk astronomi, Ar. Oh iya.. Rifat jadi pilot dan Yaya masih jomlo. Siapa sangka Dimas malah jadi hacker sekarang.

Silfi masuk tata boga, Riza hukum dan Lili desainer. Kamu pengen matematika kan?. Seandainya kamu ada( aku yakin kamu belum pergi) pasti kamu lulus Arsya.!

Makasih Arsya, makasih buat semua. Kamu guru terbaik yang pernah aku temui. Mungkin kamu hadir hanya untuk mengajarkanku agar menjadi kuat. Bukan untuk menemaniku agar menjadi yang terkuat. Walau pada akhirnya kamu pergi, walau pada akhirnya semua berkahir menyakitkan.

Sampai jumpa nanti Arsya. Aku yakin kamu masih ada. Bukan di alam yang berbeda. Kamu ada.. ada disini dan aku yakin itu. Aku selalu ke sini kok, Ar. Tempat terakhir yang kamu kunjungi, sungai ini. Aku juga sering ke danau kok. Hehe cuman bayangin aja kalau kamu tiba tiba muncul kayak dulu. (Dan aku ingin itu terjadi lagi)

~Rasanya kehilangan tak pernah sesakit ini~

Takdir














TAKDIR: Don't left me [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang