SLTH; 25

1.7K 287 16
                                        

ALOOOW!!

Gimana kabarnya? Maaf lama updatenya karena lagi banyak kegiatan huhu..

Oh, iya!
Di sini aku emang nggak sengaja nunjukin visual yaa supaya kalian bebas buat bayangin setiap tokohnya siapa wkwk 🙈

Okay!
Komen sama bintangnyaa biar makin semangatt 😉

Putar lagunya juga biar makin

Selamat Membaca!
Enjoyy!

SLTH; 25

Tidak terasa pertandingan sudah memasuki babak final. Dua perlombaan utama pun juga akan bertanding di hari ini. DBL akan terlaksana siang hingga sore nanti sedangkan Liga Sepak Bola berlangsung pagi hari ini.

Tim Cakrawiyasa dengan Barra sebagai kaptennya melawan Tim Tunas Wira dengan kapten bernama Alfala yang merupakan salah satu anggota Larung. Wasit dan pemimpin acara pun sudah berganti dan semua semakin diperketat jika ada yang melakukan kecurangan saat itu juga sekolah mereka dikeluarkan dari cabang perlombaan apapun.

PRIITT!

Bunyi peluit yang ditiup oleh wasit sepak bola pun terdengar menandakan pertandingan Liga Sepak Bola antar SMA tersebut telah dimulai. Semua tim supporter pun tentunya tak kalah bersemangat untuk memberi dukungan pada tim sepak bola masing-masing.

Di bagian kanan adalah tempat yang berisi semua murid SMA Cakrawiyasa dan yang di bagian kiri berisi murid-murid SMA Tunas Wira. Dari ketua Angkatan hingga murid biasa pun ikut hadir untuk mendukung teman-teman mereka yang sedang bertanding.

Aristha juga berada di sana atau lebih tepatnya di samping Adipati karena cowok itu yang meminta. Sedangkan di belakang mereka terdapat teman-teman Aristha dan Adipati serta murid-murid yang lain.

Bola pun rupanya kembali pada Barra dan dengan lincahnya cowok itu giring sebelum ia berikan kepada Griffin yang berada di dekat gawang. Suara penonton pun semakin riuh kala Griffin mulai mengoper bola tersebut pada gawang lawan.

Griffin pun akhirnya menendang bola tersebut untuk masuk gawang yang rupanya sang kipper dari SMA Tunas Wira dapat menangkapnya dan itu membuat pendukung yang ada di area SMA Cakrawiyasa kompak mengeluh.

"Woy! Gapapa! Semangat-semangat!" seru Zargam dengan dibantu teman-temannya.

"CAKRAWIYASA! CAKRAWIYASA! CAKRAWIYASA!" kompak semua murid SMA Cakrawiyasa yang menontonnya dengan suara bass drum juga terdengar.

Griffin pun di tengah lapangan menggelengkan kepalanya sebelum menyadari Barra yang datang dengan mengusap kepala Griffin bagaikan kepada adiknya sendiri.

"Nggak papa. Semangat, Fin!" ujar Barra kepada Griffin yang menganggukkan kepalanya dan berlari untuk mengambil posisi begitupun Barra.

Barra pun menghela napasnya memberi semangat kepada teman-temannya dengan fokus pada bola yang tengah di bawa oleh lawan. Hingga bola pun kembali padanya dan dengan lincahnya Barra menggiring bola tersebut menuju gawang dan dengan tendangannya bola pun masuk dengan sempurna pada gawang SMA Tunas Wira membuat teman-temannya yang ada di tribun pun bersorak heboh.

Teman-temannya yang berada di lapangan begitupun juga Griffin langsung berhamburan kepada Barra yang tersenyum lebar dengan ucapan syukur di dalam hatinya.

Hingga akhirnya pertandingan pun terus berlanjut dengan skor yang saling bersusulan. Membuat penonton pun juga ikut tegang satu sama lain termasuk Aristha yang berdecak sebelum menoleh kepada Adipati dan baru menyadari pacarnya itu terlihat sangat tampan hari ini.

SULTHANTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang