HALLO HAII!!
Boompart terakhir niih 🥳
Terima kasih sudah selalu menunggu cerita SULTHAN dan juga mendukung cerita inii semoga kalian suka dan terhibur yaa ☺️🙏
Kuy lah!
Komen gemoy sama bintangnya biar makin seruu 😉
Putar lagunya juga biar makin uwu✨
SELAMAT MEMBACA!
ENJOY!
SLTH; 20
Aristha membuka kedua matanya dan mendapati ia berada di sebuah mobil dengan seseorang yang mengemudi mobil tersebut bagaikan orang kesetanan. Tenaganya sudah habis melawan cowok di sampingnya yang ia ketahui ketua Larung.
Jantaka yang menyadari Aristha terbangun pun menoleh dan mengerutkan keningnya dalam mendapati gadis di sampingnya tiba-tiba terkekeh dan tertawa sinis.
"Gila," desis Jantaka yang dapat di dengar Aristha.
"Lo kali yang gila. Cari lawan kok nggak sepadan," ujar Aristha mulai mengeluarkan kata-kata sarkasnya membuat Jantaka mencengkram stir mobilnya.
"Nggak usah ikut campur. Lo itu cuma cewek lemah," balas Jantaka membuat Aristha tersenyum sinis dengan berusaha melepas ikatan pada tangannya.
"Gue harus ikut campur, lah, orang lo ngusik cowok gue sama keluarganya," sahut Aristha lagi. "Pascal bukan tandingan lo Zein Jantaka Kusuma ketua Larung yang beraninya jadiin cewek sandra buat kalahin musuhnya tapi itu nggak berlaku buat Pascal," ujar Aristha yang akhirnya mampu membuat Jantaka emosi hingga memukul stirnya membuat Aristha sebenarnya takut tapi sebisa mungkin gadis itu tidak tunjukkan.
"BACOT! COWOK LO ITU PENGHIANAT!" sentak Jantaka akhirnya membuat Aristha tertegun tapi setelahnya keduanya sama-sama dikejutkan dengan banyak vespa matik yang berdominan warna gelap tersebut menghadang jalan mereka dan juga mengepung di kanan-kiri mobil hitam milik Jantaka.
Pascal datang untuk menyelamatkan Ratu mereka. Bagian belakang kaca mobil pecah mengejutkan Aristha dan Jantaka yang seketika menepikan mobilnya.
Melihat mobil Jantaka yang sudah berhenti Adipati langsung turun dari motornya dan dengan kasar membuka pintu kemudi mengeluarkan Jantaka saat itu juga yang hampir tersungkur jika saja ia tidak bisa mengimbangi tarikan Adipati pada kerah bajunya.
Tanpa menunggu lama Adipati langsung memberikan pukulan bertubi-tubi untuk Jantaka yang tak siap dengan serangan yang diberikan Adipati.
"LO SENTUH CEWEK GUE SAMA AJA LO CARI MATI!" teriak Adipati tepat pada muka Jantaka yang sudah babak belur tapi masih bisa mengeluarkan kekehan sumbangnya.
"Bunuh gue! Bunuh gue sekarang juga kalau lo mau!" sentak Jantaka membuat Adipati berhenti menahan pukulannya dan suasana menjadi lebih hening. "Lo penghianat Adipati. Kalau lo nggak pergi waktu itu gue nggak bakal kayak gini dan ini semua karena lo, bangsat!" ujar Jantaka penuh amarah dan dendam pada sorot matanya.
"Gue yang penghianat?" Adipati mengulang dengan terkekehan sinisnya. "Bukannya lo yang terlalu tolol buat ikut mereka, hm? Lo tau keluarga angkat lo sebusuk apa tapi lo masih mau ikut mereka dan salahin gue yang selama dua tahun ini cari keberadaan lo karena Bunda dan anak panti semua khawatir sama lo, anjing!"
Jantaka bungkam mendengar penuturan Adipati yang juga didengar oleh semua anggota Pascal dan juga Aristha yang berdiri dengan dibantu Barra serta Griffin.
KAMU SEDANG MEMBACA
SULTHAN
Genç Kurgu"Tergantung. Lo nurut lo aman," ujar Adipati dengan senyum penuh kemenangan. "Asli benci banget gue sama lo, Adipati!" teriak Aristha kesal. Sultan Adipati Shazad namanya. Cowok alim yang kini mendapat julukan Raja Pascal atau Raja Tarung yang sanga...
