Jeon Lily anak keluarga Jeon yang pindah dari negara A ke negara K,ia mulai bersekolah lagi di SMA yang terkenal di negara itu,ia gadis yang sedikit tomboi,terkadang Papa nya bersikap posesif semata untuk menjaga putri semata wayangnya.
suatu ketika...
Jake pun berlari meninggalkan tempat itu, ia segera menaiki motornya dan pergi dari kediaman Jeon, Lisa yang melihat itu bingung kenapa Jake tiba-tiba pergi tanpa berkata apapun tak berselang lama putrinya pulang dengan wajah bahagia.
"Kamu dari mana baby?" Tanya Lisa.
"Kan dari rumah Heesung ma." Lisa menghembuskan nafas apa yang terjadi sebenarnya.
"Yasudah kamu naik ke kamar, mandi dan makan!" Lily mengangguk.
...
Pranggg
"Sial sial!! Heesung kau beraninya." Teriak Jake hatinya sakit saat ia datang ke rumah Lily dengan bahagia namun ia pulang dengan perasaan kecewa.
"Jake!! Kamu kenapa Son?" Tanya Jisoo khawatir.
"Jake! Jangan kekanakan kamu, Mom mu khawatir." Ucap Jin yang sudah berada di depan pintu.
"Hiks...bodoh kenapa bisa aku kalah start dengan si miskin itu, huh tapi aku bukan Jake lemah!" Ucapnya.
Lily mendapati pesan dari Jieun dan ia pun bergegas ke rumah Jake mengingat sudah jam segini seharusnya mereka sudah sampai di rumah Nayeon.
Jake masih emosi ia tidak bisa mengontrolnya, pakaian nya kusut entahlah ia tidak pernah seburuk ini, kekuatan apa yang dipakai gadis itu hingga membuat Jake yang tidak tersentuh menjadi se malang ini.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Huh, memang dari dulu aku tidak pernah berhak atas bahagia." Ucapnya dengan senyum kecut.
Lily pun masuk ke kediaman Kim setelah Jisoo datang dan memintanya masuk Lily pun menunggu Jake.
Jake mendengar Lily datang ia pun merapihkan penampilannya dan akhirnya turun, benar saja Lily datang ke rumahnya.
"Ada apa kau kesini?" Tanya Jake ketus.
"Ouh begini Jake, Bu Jieun meminta kita ke rumah Bu Nayeon untuk lomba itu kamu ingat?" Jake diam saja menatap Lily yang polos saja terhadapnya.
"Jake??"
"Ya, kau saja kesana aku sedang tidak mood, katakan jika aku bisa menyusul esok di sekolah." Saat Jake hendak pergi Lily pun berdiri menghalanginya.
"Kau kenapa sih? Aku kan hanya ingin mengatakan apa yang Bu Jieun pinta." Ucap Lily.
"SUDAH KU BILANG AKU TIDAK MAU!" Lily terdiam, Jisoo maupun Jin diam saja karena mereka tidak tau permasalahan mereka, jika putranya bertindak jauh maka mereka akan menjadi penengah.
"Kau marah padaku? Tapi apa salahku bukankah kau yang malah mengambil paksa makananku di kelas harusnya aku yang marah!" Ucapan Lily yang begitu tanpa beban membuat Jin dan Jisoo ingin tertawa.
"KAU FIKIR AKU PERDULI, PERGI SAJA!" Lily mendidik namun ia tidak gentar, ia pun berdiri di depan Jake yang hendak masuk ke kamarnya.
Lily menarik tangan Jake. "Samchon, Imo anaknya di pinjam dulu!" Teriak Lily dan sukses membuat Jin dan Jisoo tertawa karena kepercayaan gadis itu.