Haksa menarik nafas dalam sebelum akhirnya mengetik sesuatu pada nomor kontak seseorang yang sedari tadi ia pandangi, Ana.
Pemuda itu setengah mati menahan gejolak perasaan tak enak dan canggung sebab yang Haksa lakukan kini adalah demi keselamatan dua temannya.
Haksa
Ana,
masih nyimpen nomor gue?
Haksa mengetuk meja disebelahnya penuh ragu, sebab lama Ana tak kunjung membalas chatnya, sampai akhirnya pemuda itu menipiskan bibir karena memang percuma saja.
Ana tak akan mau membalasnya.
Tapi,
Tring
Ana
Masih
Haksa tertegun, tapi pemuda itu langsung teringat tujuannya, kembali ia mengetik balasan dengan cepat.
Haksa
Maaf sebelumnya,
tapi na, jidan yoan dalam bahaya
Ana
Maksud lo?
Haksa
Dua hari jidan gak masuk sekolah
itu bukan karna keluar kota,
tapi dia lagi ditangan silas
Ana
Jelasin
Haksa
Aksa sempet mau jelasin
ke kalian semua, tapi gue larang
karna gak mau kalian terlibat
Ana
Terlibat apaan?
Haksa
hari minggu pas balik jenguk rafa,
mobil clara eira, naomi, sama
kejadian nino dipukulin dijalan
itu adalah hari menghilangnya
jidan sama yoan
Ana
Jadi selama ini jidan dalam bahaya
karena sepupu gue,
dan kalian diem aja?
gaada satupun yang bilang ke gue
Haksa
Kita udah buntu na
gue takut sedikit aja kita telat
nyawa dua temen gue melayang
Ana
Enggak.
gue bakal laporin semua
yang leo lakuin ke ayahnya,
ini udah tindak kriminal
Haksa
Kita harus nemuin jidan yoan
terlebih dahulu
Ana
Gue tau satu tempat
Haksa
Dimana?
Ana
Mansion milik leo
Disisi lain....
Shaka
Ha? Mansion?
maksud lo jidan yoan
disembunyiin disana?
Yoshi
Iya, ruang bawah tanah disana
adalah tempat favorite leo
Shaka
Tapi, beneran dimansion?
Yoshi
Iya
Shaka
Ci, jangan asal
Yoshi
Gue udh usaha ngorek ka,
nyampe pura2 mau balas dendam
ke orang
Shaka
Dan leo kepancing?
Yoshi
Iya, dia bilang balas dendam
terbaik juga diperlukan tempat terbaik
Shaka
Dari situ lo peka?
Yoshi
Gue peka saat dia nyebut mansion
Shaka
Anjir ci, cerdas banget sih lo
jempol kuning👍
-•-
Shaka langsung menghubungi Haksa perihal informasi penting yang ia dapatkan dari Yoshi, setelahnya langsung menghubungi teman-teman Genzz nya agar segera berkumpul.
Dengan keyakinan yang melambung tinggi karena barusan Haksa berucap jika Ana juga menyebutkan mansion, maka Shaka seratus persen yakin jika dua temannya disembunyikan disana.
"Kita gak bisa nunda lagi, orang-orang suruhan Stella udah mulai ngawasin mansion Leo disana, Ana juga udah ngelaporin tindakan Leo ke ayahnya, sekarang tinggal kita yang gerak" kata Shaka menatap satu persatu teman-temannya.
"Kita tunggu aba-aba dari Ana" kata Haksa.
Shaka mengangguk, satu chat masuk dari Bayu.
Bayu
Kita udah stand by
Shaka menoleh pada Haksa kemudian pemuda itu mengangguk tanda Ana sudah memberinya intruksi.
Formasi full, tidak hanya anggota Genzz, karena semua orang dikelas 2A1 juga ikut berpartisipasi, kecuali Nino dan Rafa yang masih mendapat perawatan.
Para gadis kini berkumpul dirumah Ana, sebab menanti kepulangan serta keselamatan Jidan dan tak lupa pula Yoan yang ikut serta.
Clara tak henti-tentinya merapalkan doa, berharap teman serta orang yang dicintainya bisa kembali dengan selamat.
Rencana saat ini disusun oleh Ana, karena hanya gadis itulah yang bisa mengambil kendali.
Ana benar-benar melaporkan semua kejahatan yang sepupunya itu lakukan pada pamannya-ayah Leo.
Awalnya ayah Leo tak percaya, karena itulah saat ini Ana membuat seluruh area mansion milik Leo dikelilingi oleh orang-orang suruhan Stella.
Gadis itu ingin ayah Leo melihat kejahatan yang anaknya lakukan secara langsung.
Clara dan Eira saling berpelukan, sedangkan Stella terus berhubungan dengan salah satu dari orang suruhannya lewat earpiece.
Nasya, Misya, Yuna dan Naomi berpegangan tangan menunggu dengan tegang.
-•-
Seluruh anggota Genzz tiba dilokasi, Bayu langsung menghampiri, dibelakangnya ada Yoshi, Aksa, Kai, Han serta Justin yang bersiaga.
Shaka mengangguk memberi aba-aba sebelum akhirnya ia yang memimpin memasuki mansion menuju ruang bawah tanah.
-2A1-
Tangerang, 08 Juni 2022
KAMU SEDANG MEMBACA
2A1 √
Roman pour AdolescentsKetika para visual line sekolah berotak einstein disatukan dalam satu kelas, gimana jadinya? Saat para penyumbang piala olimpiade dengan berbagai kisah yang mereka miliki terungkap secara perlahan. Kata Jidan, sebenernya ini tuh kisah persahabatan t...
