35. PERPISAHAN

211 23 6
                                        

"Tetaplah menjalani hidup lu kak, meskipun pada akhir cerita ini kita tak akan bisa bersama."
-Dara.

"Kehilanganmu ternyata jauh lebih hancur dibandingkan kehilangan Senja, Dar. Kini kehidupan terasa begitu jauh lebih hampa dari hidup ku sebelumnya. Rasanya tak ada satu alasanpun buat aku bahagia atau tersenyum sedikitpun."
-Galaksi.

"Perpisahan adalah suatu hal yang pasti dalam kehidupan. Oleh karena itu siap tak siap, kita harus siap pada hal tersebut."
-Author.

Assalamualaikum..

Jangan lupa vote dan komen yaaa Readers!!

Happy Reading ❤️ !!

Terkadang mengandung 🔞, harap dibawah umur dilarang membaca atau menskip bagian tersebut.

⚠️ Sesuatu yang negatif dilarang untuk ditiru, dan silakan hanya mengambil sisi positif dari cerita ini.⚠️

❗❗Satu lagi, kalo kalian ngelihat typo tolong komenin ya biar aku benerin, makasih.❗❗

Malam ini Dara seperti biasa menatap langit dibalkon kamarnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Malam ini Dara seperti biasa menatap langit dibalkon kamarnya. Dan Galaksipun menghampiri istrinya. Melingkarkan tangannya di pinggang istrinya dan menaruhkan dagunya dibahu Dara.

"Tumben gak minta lepas??" Tanya Galaksi menatap wajah Dara dari samping.

"Yaudah lepas!"

"Gak."

"Lu sesuka itu ya Dar sama Bulan??"

"Iya dia indah."

"Gw juga suka Bulan, Bulan dilangit maupun dibumi."

Galaksipun melepaskan pelukannya menghadapkan istrinya.

"Dara Arigato." Ucap Galaksi menepuk jidat Dara dengan kedua jarinya.

Dara tersenyum, menatap Galaksi.

"Mau ngikutin Sasuke??" Tanya Dara.

Galaksipun terkekeh.

"Lu kan juga suka nontonin Sasuke dan Sakura. Jadi mungkin lu juga suka di gituan." Ucap Galaksi sambil terkekeh dan menggaruk tengkuk lehernya yang tak gatal.

Dara tertawa melihat kelucuan suaminya. Galaksipun memeluk istrinya.

Cup!

"Te amo." Ucap Galaksi menatap dalam Dara.

Darapun memeluk Galaksi.

"Arigato." Jawab Dara.

Wajah Galaksi memerah mendengarnya, dia salting. Kata orang Arigato bisa berarti juga dengan aku cinta kamu. Dia juga salting karena ini pertama kalinya sang istri memeluknya terlebih dahulu tanpa suruhan darinya. Disaat Dara ingin melepaskan pelukannya, dan menatap Galaksi. Galaksi menahannya dan terus memeluk istrinya, agar Dara tidak melihat kesaltingan Galaksi saat ini.

GALAKDARTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang