"Ada dua tipe orang setelah selalu diperlakukan jahat oleh dunia, satu orang yang memilih tetap menjadi baik, dan dua orang yang memilih berubah menjadi jahat, dan mungkin aku yang kedua, setelah lelah melakukan yang pertama." -Dara.
"Balas dendam...
"Dulu gw sering me time, tapi sekarang gw punya partner quality time, entah harus bersyukur karena punya teman, atau kesal karena diganggu??" -Dara.
Assalamualaikum..
Jangan lupa vote dan komen yaaa Readers!!
Happy Reading ❤️ !!
Terkadang mengandung 🔞, harap dibawah umur dilarang membaca atau menskip bagian tersebut.
⚠️ Sesuatu yang negatif dilarang untuk ditiru, dan silakan hanya mengambil sisi positif dari cerita ini.⚠️
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Selesainya matkul pertama Dara mengendap endap agar tidak ketahuan atau bertemu Galaksi dan teman temannya. Dara pergi ketaman untuk memakan bekal sambil menikmati angin sepoy sepoy pagi hari disana, dia bosen jika harus bersama suaminya itu terus.
Semenjak kejadian Aura tempo dulu tidak ada lagi yang berani membully Dara, namun tatapan benci yang diberikan ke Dara masih bisa dia rasakan, namun karena sudah terbiasa dia mengacuhkan itu.
"Kemana sih dia!!" Kesal Galaksi karena sudah hampir mengelilingi seluruh kampus yang sangat luas itu untuk mencari istrinya.
"Ngumpet kemana sih tuh si Dara." Kata Valenzi yang juga ikut kesal karena tidak melihat sang bu bosnya.
"Lagian sih dia kecil banget, jadi gampang ngumpetnya." Kata Arkan.