33. The Way Back

11.2K 315 7
                                        

⋆༺𓆩☠︎︎𓆪༻⋆

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

𓆩☠︎︎𓆪

Ethan terkekeh kecil melihat tubuh lemas seorang perempuan di atas ranjangnya. Ia tak menyangka bahwa selepas siuman dari pingsan, Olivia masih mampu mengimbangi permainannya walau hanya satu ronde. Hebat sekali.

"Kondisimu tak memungkinkan untuk pulang. Menginap di sini saja, ya," bujuknya yang dibalas delikan tajam oleh Olivia.

"Kau harus bertanggung jawab."

"Tentu saja. Besok aku akan menghadap orang tuamu."

Setelah puas dengan jawab Ethan, Olivia terlihat mengangguk. Tidak lama, terdengar suara deringan ponsel tanda ada seseorang yang berusaha menghubungi. Ethan si pemilik ponsel segera membaca nama di layar ponsel kemudian melirik ke arah Olivia sebelum menjawab panggilan sambil berjalan menuju balkon.

"Apa yang kau harapkan sebagai seorang selingkuhan?" monolog Olivia sambil terkekeh getir. Ia pun berusaha bangkit dari posisinya dengan susah payah karena tak mau mendengar obrolan manja Ethan yang masih bisa terdengar olehnya.

Kini, ia menyibukkan diri dengan kewajiban membersihkan diri setiap selesai bercinta. Sambil membersihkan jejak Ethan di tubuhnya, ia berharap Ethan datang untuk membantunya. Namun sampai dirinya usai menyelesaikan ritualnya, lelaki itu masih terlihat asyik menghabiskan waktu dengan sang kekasih.

"Kau habis mandi?"

Akhirnya Olivia mendengar suara Ethan yang ditujukan untuknya.

"Menurutmu?" sahutnya tanpa melirik sehingga meninggalkan kesan yang dingin.

"Jangan dingin seperti itu padaku, sayang. Setelah percintaan kita selesai, sikapmu selalu kembali ke setelan pabrik," komentar Ethan sambil memajukan wajah untuk mencium pipi Olivia sebagai bujukan.

"Minggir." Olivia berusaha mendorong dada Ethan agar tidak berhasil mencium pipinya. Ia masih merasa kesal karena lelaki itu tak kunjung peka bahwa suasana hatinya selalu memburuk setiap Valerie mengganggu waktu bersama mereka.

"Seharusnya kau menungguku. Biasanya kita selalu mandi bersama setelah bercinta," ucap Ethan terdengar manja.

"Mandinya tidak akan selesai jika kita mandi bersama. Aku sedang tidak ingin ada ronde selanjutnya malam ini."

Mengetahui Olivia masih tak ramah padanya, Ethan justru terkekeh karena merasa gemas.

"Oh iya, pakaianmu sudah kucuci tadi, sepertinya sekarang sudah kering."

"Kau yang mencuci pakaianku?" tanya Olivia merasa tidak percaya.

"Iya."

"Apa kau juga mencuci pakaian dalamku?" tanya Olivia sekali lagi yang dijawab oleh Ethan dengan anggukan kepala.

ScandalTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang