"Seseorang bisa tak mengakui dirinya, tapi sifat asli seseorang terlihat ketika dia sedang menikmati makanannya"
Celetuk datar gracia tanpa menoleh siapapun
Gue kira Cool ternyata Jamet _Gracia
Masih di kamar shani, agak lama hanya hening yang terasa di ruang kabin
" sebelumnya aku meminta chiko menemaniku menemuimu, dan meminta maaf padamu "
celetuk gracia dengan pandangan kosong kedepan
"aku sudah memafkanmu gre, a-aku yang minta maaf" lirih shani yang sudah memakai pakaiannya mendekat ke arah gracia
gracia sedikit menepis tangan shani yang hendak memeluknya
"tetap disana shani , jangan dekat lebih lagi"
gracia menatap agak tajam, namun sejenak ia kembali menggelengkan kepalanya
"Aku terlalu lama mencintaimu shani, hingga aku menjadikanmu adalah nafasku , aku kadang berpikir aku gk bisa hidup tanpamu sebelumnya" lirih gracia
"Gre, aku .."
" dengerin aku dulu shani" potong gracia cepat saat shani angkat suara
"kita terlalu lama seperti ini, bukan hitungan bulan, namun lebih belasan tahun kita seperti ini, hampir seluruh waktuku di dunia ini adalah kamu yang aku cintai, sejak kita kecil shani"
gracia berjalan mendekati meja kerja shani, mengambil pas foto mereka berdua yang banyak terpampang di sana
gracia menarik senyuman saat kenangan mereka berdua saat berfoto masuk di kepalanya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"kita terlalu polos saat itu shan" lirih gracia menatap foto foto tersebut
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.