Masih ingat kah dengan cerita ini??
Happy reading!
Saat ini Chaeyoung tengah bersandar pada sisi ranjang milik Lisa, ia memakai kacamata baca dan tengah sibuk membaca novel nya. Tangan kanan nya sejak tadi sibuk mengelus surai Lisa yang berada di pahanya, ia melakukan itu agar Lisa tak merasa terabaikan.
Namun Lisa tetaplah Lisa, ia saat ini tengah cemburu pada novel yang tengah dibaca oleh Chaeyoung. Karena sejak mereka selesai makan malam, Chaeyoung hanya fokus pada novelnya. Gadisnya ini jika sudah berhubungan dengan buku pasti akan melupakan sekitarnya ya walaupun tangan nya bergerak mengelus surai milik Lisa.
Lama kelamaan Lisa menjadi greget diabaikan terus menerus, tiba-tiba saja ide jahil terlintas dibenaknya. Lisa segera menaruh ponsel miliknya hal ini membuat Chaeyoung menghentikan elusannya pada surai Lisa. Setelah menaruh ponselnya ia membenamkan kepalanya tepat didepan perut rata milik Chaeyoung.
Tangan kanan Lisa bergerak masuk kedalam piyama kemudian ia mengelus dan mengusap perut rata milik Chaeyoung. Merasakan ada yang menyentuh perut ratanya itu membuat Chaeyoung kehilangan fokus untuk membaca, namun ia tetap berusaha agar tetap fokus.
Tidak mendapatkan respon tentu membuat Lisa kesal. Ia bangun dan merebut paksa novel yang dibaca oleh Chaeyoung, novel itu ia taruh diatas nakas yang berada di samping ranjangnya. Kemudian dengan gerak cepat Lisa mendorong dan menindih tubuh Chaeyoung agar berbaring.
Hal ini tentu membuat Chaeyoung kaget ditambah lagi wajah mereka yang sangat berdekatan hingga Chaeyoung bisa merasakan hembusan nafas Lisa diwajahnya. Kedua tangannya dikunci oleh Lisa dan itu membuatnya susah untuk bergerak.
"Chaeyoung-ah" Panggil Lisa dengan lirih. Tangan kanan Lisa bergerak untuk mengambil dan menyingkirkan kacamata milik Chaeyoung.
Chaeyoung tidak menyahuti panggilan Lisa, dadanya berdebar sangat kencang dan ia sulit menelan salivanya sendiri ketika tangan Lisa bergerak mengelus pipinya. Chaeyoung menatap mata hazel milik Lisa yang kini sudah berubah menjadi hitam karena ia yakin kini Lisanya tengah dikuasai oleh hawa nafsu.
Chaeyoung POV
Sejak tadi Lisa terus berusaha untuk mengganggu ku membaca novel, bukannya aku tak menyadarinya hanya saja aku hanya ingin fokus membaca novel ku yang sudah lama tak dibaca. Aku tahu pasti sekarang dia sedang bosan dan merasa terabaikan, tapi aku tak sepenuhnya mengabaikan dirinya. Tangan kanan ku sejak tadi sibuk mengelus kepalanya yang berada dipahaku.
Aku pun sadar sejak tadi tangannya bergerak untuk menggodaku dengan cara mengelus perutku dan sesekali naik keatas kedua buah dadaku. Terangsang? Jelas saja, gerakan tangannya sangat sensual ditambah lagi wajahnya ia tenggelamkan di perutku.
Kini ia tengah menindihku setelah merebut novel dan kacamata baca ku, ku lihat tatapan mata hazel itu kini penuh dengan kilatan nafsu. Tangannya kini sibuk membelai wajahku. Tunggu. Apa sekarang dia tengah menginginkan ku?
Dadaku berdebar tak menentu, jelas, sudah lama kami tidak melakukan itu.
"W-wae Lisaya?" Jawab ku dengan gugup
Ku lihat Lisa enggan untuk menjawab, tatapannya terus tertuju pada bibirku. Aku pun menggigit bibir bawahku dan itu berhasil membuat mengalihkan perhatiannya. Tangannya menyentuh tengkuk ku untuk menarik wajahku agar mendekat padanya. Hidung kami kini sudah saling bersentuhan.
"Chaeyoung-ah" ujarnya kembali sambil menatapku dengan sayu.
"W......."
cuupp
KAMU SEDANG MEMBACA
More Than Friends | Chaelisa [END]
Fanfiction"Kumohon, maafkanlah cinta kita ini yang tak terkabul" Chaeyoung. "Jikalau dahulu aku tidak terlahir seperti ini, kita tak akan pernah berpisah dan kita berdua kan terikat" Lisa. Rank #2 - Rosé Rank #3 - Chaelisa Rank #2 - Chaennie
![More Than Friends | Chaelisa [END]](https://img.wattpad.com/cover/320798222-64-k453913.jpg)