PART 51

420 64 17
                                        

Happy reading!


Sudah seminggu berlalu sejak kejadian di UKS kini Chaeyoung benar-benar menyibukkan dirinya dengan belajar untuk persiapan ujian kelulusan. Jiwa kutu bukunya seketika kembali lagi dan hal ini tentunya membuat Lisa uring-uringan karena waktunya dan Chaeyoung benar-benar menipis.

Lisa merasa Chaeyoung sedikit menjaga jarak dengan dirinya karena beberapa kali ia mengajaknya untuk bicara namun Chaeyoung menghindar dan selalu bilang ingin belajar.

Ia sering mengirimi Chaeyoung pesan dan Lisa juga sering menelpon kekasihnya, terkadang Chaeng membalas singkat dan selebihnya mengabaikannya.

Dan hal yang harus perlu diingat sejak hari dimana Chaeyoung bertukar tempat duduk dengan Jisoo, ia sama sekali tak berniat untuk menukarnya kembali. Kekasihnya itu tetap lebih memilih untuk duduk bersama dengan Jennie.

Tak ingin berpikiran buruk terhadap kekasihnya Lisa pun ikut menyibukkan dirinya dengan belajar, namun tidak semaniak Chaeyoung. Mengingat ada perusahaan ia kelola tentu ini cukup membuatnya sibuk dan sedikit melupakan kesibukan kekasihnya.


Lisa POV

Sejak hari itu ia benar-benar menepati ucapannya, seminggu ini juga aku tidak pergi untuk menjemput dan mengantarkannya pulang karena kini ia menggunakan supir. Ia benar-benar sibuk belajar bahkan setelah sekolah selesai dirinya langsung lanjut pergi ketempat les.

Ku dengar dari Jennie dia memang seperti itu sejak mengenal Chaeyoung, dan ya sebelum ia menjadi milik diriku bukankah Chaeng memang suka belajar? Jadi aku berusaha untuk memahaminya.

Tapi bukankah ini berlebihan? Dia bahkan terkesan mengabaikan ku


"Huffffttt"


Jujur aku rindu menempel padanya karena bagaimana pun aku tidak bisa jauh darinya. Beberapa kali aku mencoba mendekatinya namun ia menolak. Jadi sudah berapa hari ini aku mengasihnya kebebasan, bebas dalam hal belajar.

Dan aku? Tentu saja aku menjadi kacau.

Aku memang telihat sibuk namun aku tak pernah berhenti untuk terus memikirkannya. Pekerjaan di perusahaan ku juga cukup berantakan dan sudah beberap hari ini aku lembur di kantor.

Seperti sekarang ini, jam sudah menunjukkan pukul 21.45 malam aku mengecek ponsel ku untuk melihat apakah ia memmbalas pesan ku atau sekedar mengirimi ku pesan?


"Huuuufffffftt" Sepertinya aku terlalu berharap lebih pada kekasih ku.

"Wae geurae Lisaya? Sejak tadi kau menghembuskan nafasmu?" Tanya Krystal sekertaris ku.

"Aniyo, bukan apa-apa" Jawab ku.

"Oh okey" sahutnya lalu kembali fokus pada komputer didepannya.

"Emmm Unnie.."

"Wae?"

"Dulu disaat kau sekolah, apa kau sangat sibuk untuk menyiapkan ujian? Maksud ku sibuk belajar hingga mengabaikan orang terdekat?" Tanya ku penasaran.

"Hmm dulu aku memang sibuk belajar tapi tidak sampai mengabaikan dan menurut ku itu berlebihan jika sampai mengabaikan orang terdekat. Memang kenapa? Ahh biar ku tebak, pasti kau begini sejak tadi karna diabaikan kekasihmu bukan?" Tebaknya yang sok tahu namun benar adanya.

"Yeaah begitulah" Sahut ku dengan pelan.

"Apa sebelumnya kau dengannya ada masalah?"

"Aniyo, tidak sama sekali"

More Than Friends | Chaelisa [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang