JANGAN LUPA FOLLOW SEBELUM MEMBACA AGAR MENDAPATKAN NOTIFIKASI. CERITA INI ASLI DARI PIKIRAN SAYA SENDIRI DAN DIMOHON UNTUK TIDAK MEMBANDINGKAN LAPAK SAYA & ORANG LAIN, TERIMA KASIH.
"Nanti janji ya, nikah sama kakak," ucap seorang laki-laki yang be...
"Sebaik-baiknya harapan adalah harapan yang digantungkan kepada Allah SWT. Dan sebaik-baiknya rindu adalah rindu kepada Nabi Muhammad Saw."
(Habib Umar bin Hafidz)
🌹🔪🌹🔪🌹🔪
"Air Mata Penyesalan by SeltaApriani"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
AMP
Di belakang rumah besar yang bernuansa putih itu terdapat sebuah taman yang indah. Di kursi taman tersebut ada sepasang kekasih halal yang sedang menikmati terpaan angin yang menyejukkan. Sang lelaki dengan jari-jari lihainya memainkan sebuah gitar di samping istrinya, membuat sang istri seakan terbang melayang dibuatnya.
Dengan suara emasnya sang lelaki menyanyikan sebuah lagu yang berjudul 'Let me down slowly' untuk sang istri.
"Could you find a way to let me down slowly." Alaska menyanyikannya dengan sangat merdu.
"A little sympathy I hope you can show me."
"If you wanna go then I'll be so lonely." Suara Alaska yang merdu mampu membuat Alifa terhipnotis.
"If you're leaving baby let me down slowly."
"Let me down, down."
"Let me down, down."
"Let me down, down." Alaska menyanyikannya sambil memejamkan mata.
"Let me down, down."
"Let me down, let me down." Alifa yang melihat suaminya bernyanyi pun hanya tersenyum sambil menikmati suara merdu sang suami.
"Down, let me down, down."
"Let me down." Lagu akhirnya berakhir bersamaan dengan Alaska yang membukak mata. Alaska tersenyum melihat istrinya, aiss kenapa istrinya ini sangat mungil dan cantik? Walaupun istrinya pakai cadar tapi sudah kelihatan dari matanya yang indah itu.
"Sayang, sini deh." Alaska menyuruh Alifa agar duduk disamping nya lebih dekat lagi.
"Kenapa, Kak?" tanya Alifa.
"Saya bukan Kakak kamu," ketus Alaska.
Alifa terdiam, kenapa suaminya tiba-tiba bicara ketus? Biasanya dia tidak marah saat Alifa memanggilnya kakak. Apa suaminya ini kerasukan jin taman?