Part 13 - Pertemanan Yang Tidak Ada Rahasia

1.1K 215 11
                                        

Juna : Good Morning!

Kun : Selamat pagi!

Dion : Sugeng Rahayu!

Juna : Sugeng Rahayu anak siapa?

Kun : Ucapan selamat itu Jun.

Juna : Si anying Dion ada-ada aja lo kelakuan!

Dion : Hehehe biar bervariasi dong.

Juna : ...........

Dion : BTW Kalian baik2 aja? Semalem Maisy nyariin Ayya sama Kaureen. Udah khawatir aja takut pada kenapa-kenapa.

Dion menatap ponselnya lama, baik Kun dan Juna, keduanya bergantian mengetik, membuat Dion menantikan balasan mereka, namun sudah beberapa menit berlalu, tidak ada satu pun balasan yang muncul di sana.

Dion : Kalian ngetik apa?

Sekali lagi, Dion melihat keterangan bahwa keduanya sedang mengetik, namun lagi dan lagi ia tak mendapatkan apa yang ia tunggu.

Dion : Punten

Juna : Dahlah, biar foto yang menjelaskan semuanya.

Setelah mengirim balasannya, Juna mengirim fotonya sehabis mandi dengan pose menatap kamera seraya memberikan jempol, membuat Dion mengerutkan keningnya sementara Kun ... pria itu mengirimkan foto dengan tema yang sama; rambut basah sehabis keramas.

Hey. Orang-orang kenapa sih? Apakah hari ini hari keramas sedunia?

"Yaang! Ayo sarapan! Kamu bukannya udah siap?"

Suara Maisy yang memanggilnya di luar sana membuat Dion menyimpan ponselnya dengan cepat seraya menjawab, "Sebentar!"


****


"Loh?"

Maisy menatap Dion penuh tanya saat pria itu keluar dari kamar dengan rambutnya yang basah secara tiba-tiba. Benar. Tiba-tiba! Karena Dion sudah mandi sejak subuh dan beberapa saat lalu, pria itu sudah siap untuk pergi ke restoran, tetapi ... apa yang terjadi? Kenapa ....

"Kamu keramas? Tiba-tiba?!" tanya Maisy.

Dion terkekeh, "Nggak direncanakan yang, ini Juna sama Bang Kun kirim foto abis keramas di grup, mana kirimnya barengan. Ya udah, aku keramas juga biar bisa kirim foto yang sama."

Maisy menatap Dion lama, tak menyangka dengan apa yang dilakukan suaminya barusan.

"Kemarin Juna ganti baju, kamu ikutan ganti baju. Sekarang Juna sama Kun keramas, kamu ikutan keramas. Kenapa?"

Dion terkekeh, "Biar kompak aja ini," jawabnya. Pria itu duduk di atas sofa dan meraih kopinya sementara Maisy ... menggeleng seraya menahan tawanya, melihat tingkah Dion yang menurutnya menggemaskan, walau agak-agak bodoh ya memang.

Lagi pula, kenapa juga Dion tidak mengerti maksud Kun dan Juna mengirimkan foto keramas di grup mereka sih?! Maisy saja mengerti, masa Dion tidak?

Meraih ponselnya, Maisy dengan cepat membuka obrolan grupnya dan mengirimkan pesan di sana.


Maisy : LO BERDUA GUE TUNGGUIN SEMALEM GA ADA MUNCUL. PAGI2 NIH LAKI LO PADA DAH KIRIM FOTO KERAMAS AJA. NGAKU LO! PADA NGAPAIN?

Ajaib. Baik Ayya dan Kaureen, keduanya mengirimkan balasan yang sama, di waktu yang sama pula.

From HomeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang