"Sebagai subjek eksperimen, kamu tidak pantas untuk mendapatkan sebuah kebahagiaan."
•
Di depan pintu gerbang SMA yang megah, sebuah babak baru dalam perjalanan kehidupan Milky telah dimulai. Hatinya penuh harap dan penasaran, menghadapi dunia sekol...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ark 1: Tragedi di kota Runville
Bagian 5: Aku mencintaimu, Milky
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
~∆~
Keadaan semakin melampaui batas, dan diriku terhanyut dalam gelapnya kehancuran yang sedang menyelimuti sekelilingku. Rasa sakit yang tidak terperi dan kebingungan, memenuhi setiap serat tubuhku ketika tangan Resa dengan kekejaman yang tidak dapat terbayangkan, tiba-tiba mematahkan lenganku. Tangis keputusasaan tercekik di tenggorokanku, saat aku merasakan rasa sakit yang merobek perutku ketika tulang-tulangku berbunyi karena retak.
"Kenapa? Mengapa kalian melakukan ini?" bisikku dengan suara kecil yang terputus-putus, berusaha menahan derita yang melumpuhkan sukmaku.
Resa menatapku dengan kebencian di matanya. "Tujuan Nona Elena sebagai ibumu, adalah untuk mengambil sumsum tulang belakangmu secara paksa. Kamu adalah subjek yang berharga bagi kelangsungan hidupnya."
Setiap kata-kata yang Resa ucapkan membuatku semakin terguncang. Segalanya tampak begitu kejam dan keji. Aku merasakan keinginan untuk melawan, untuk menjerit dan berontak, tetapi rasa sakit yang luar biasa dan kekuatan yang terkunci, membuatku terjerat di dalam belenggu kelemahan.
Pada saat aku berusaha memahami situasi yang mencekam ini, kata-kata Logan memuntahkan kegelapan yang lebih dalam lagi. "Kebetulan, kami disuruh untuk membunuhmu, jadi tak seru jika kami tidak bersenang-senang dulu sebelum melakukannya." Logan mulai tertawa dengan begitu kejam, menghembuskan udara beracun yang membuat setiap napasku terasa hancur.
Namun, aku mendengar suara Elsa yang berkata dengan marah. "Ibu Milky sudah bilang bahwa kita tidak harus membunuhnya! Lagipula, setelah kita mengambil sumsum tulang belakang miliknya secara paksa, Milky akan hidup kembali dengan sumsum tulang belakang yang baru." Kata-kata Elsa membuatku terkejut, mengapa dia terdengar seakan sedang membelaku?
Hatiku berdebar kencang, dipenuhi kejutan dan ketakutan akan kata-kata Logan. Mereka, teman-temanku yang dulu, kini berubah menjadi monster yang haus kekuasaan dan kekerasan. Ameena, yang telah memberikan cinta dan dukungannya kepadaku, kini menjadi korban dari kekejian mereka.