"Sebagai subjek eksperimen, kamu tidak pantas untuk mendapatkan sebuah kebahagiaan."
•
Di depan pintu gerbang SMA yang megah, sebuah babak baru dalam perjalanan kehidupan Milky telah dimulai. Hatinya penuh harap dan penasaran, menghadapi dunia sekol...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ark 2: Tragedi di kota New York
Bagian 1: Bola-bola kecil
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
~∀~
Suara yang tak tergambarkan menusuk telinga, mengoyak keheningan yang menyelimuti. Kendaraan-kendaraan yang melayang, warga yang berjalan kaki, terpaku di tempat. Sepi menyapa, rahasia tentang asal muasal dari suara tersebut tergantung di dalam angkasa. Kejadian ini mengejutkan semua orang, tak ada yang tahu dari mana asal suara tersebut. Bahkan bagi Milky yang memiliki pendengaran super tajam, suara tersebut seperti siksaan yang keji.
Dalam kilatan misterius, sebuah hal ajaib terjadi. Kota berlumur penuh oleh ribuan bola-bola kecil, melayang dalam semangat hidup, mengelilingi gemerlap gedung-gedung pencakar. Mata-mata terpaku mengamati, tertarik pada pesona bola-bola itu. Anak-anak kecil menganggapnya sebagai titipan Ilahi, hadiah luar biasa. Namun, tidak ada yang memahami kehadiran bola-bola yang terjalin dari besi itu, selain hanya menjadi mainan yang dipersembahkan.
Milky merenungi panorama yang melingkupi mereka, hatinya berdebar dengan kekuatan. "Senjata Pemusnah Masal, WOMD. Kehancuran. Terkutuk!" Tidak menunggu waktu lama, Milky mengayunkan tangan, menolak seorang anak kecil yang berusaha mengejar salah satu bola dengan rasa ingin tahu.
Namun, bola kecil itu mulai merespons dengan suara keras yang menakutkan, menusuk batas kewajaran. Seperti Sang raja langit, Milky segera mengacungkan tangan kanannya ke langit yang tidak terhingga, dan dalam sekejap mata, bola-bola kecil itu meledak dengan hiruk-pikuk yang mengguncang dunia. Petir menyala dan asap berwarna merah membara, menelan New York dengan seluruh kekejaman. Diyakini sebagai kehancuran, kota canggih itu terbakar dalam satu ledakan dahsyat.
Namun, keajaiban pun menyapa. Kota New York, yang seharusnya telah luluh dalam pelukan sang senjata pemusnah masal, anehnya masih berdiri kokoh. Namun, semua mata langsung tertuju kepada Milky, yang mengacungkan tangan kanannya ke langit. Tubuhnya dipenuhi oleh Energi berwarna ungu yang memancar dengan kilatan indah.
Young-So yang berdiri di sampingnya dan Claren yang melihat dari kejauhan, takjub melihat apa yang baru saja telah dilakukan Milky. Dengan kekuatan dari entitas misterius yang begitu hebat, Milky telah berhasil menyelamatkan banyak nyawa yang tidak bersalah. Ini adalah pengalaman yang luar biasa bagi semua orang dalam menyaksikan kehadiran sosok berkekuatan super yang muncul untuk pertama kalinya.