Berbagi Informasi

181 21 5
                                        

Emm, bagaimana memulainya ya.

Ah iya. Setelah sekian tahun tidak aktif di Wattpad ini, akhirnya saya memutuskan untuk kembali. Menulis.

Rutinitas di kantor ternyata bisa sangat menjemukan. Dan menulis adalah 'obat waras' yang cukup mujarab. And ..., here we go. Saya mencoba menuliskan satu cerita berjudul ..., Urita : Isa & Samudra Bijaksana. Yang kurang lebih modelnya cover-nya seperti ini :

 Yang kurang lebih modelnya cover-nya seperti ini :

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Untuk lebih jelasnya, silahkan cek di akun saya. Dan jangan lupa untuk meembacanya. ^_^

Cerita ini berkisah tentang seorang gadis bernama Isa, dengan segala konflik yang dihadapinya. Premisnya cukup sederhana, sih. Soal pencarian jati diri. Tapi dengan beberapa bumbu. Petulangan, thriller, aksi, nilai spiritual, dan juga tentang ..., lingkungan.

Beberapa tahun ini, saya mulai tertarik dengan isu pencemaran lingkungan. Khususnya, lingkungan laut. Khususnya, polusi plastik. Sebagai orang yang besar di pesisir, saya mendapat satu kemewahan bisa menyaksikan panorama laut yang indah dan alami.

Tapi ada satu masalah di sana. Saat kecil, mendapati sampah plastik berserakan di pantai, terapung disapu ombak, tertimbun di balik pasir, merupakan hal yang sangat wajar bagi saya.

Tapi saat dewasa, saya mulai sadar bahwa itu semua bukan sesuatu yang baik. Sampah plastik adalah penyakit yang diciptakan manusia. Saya mulai resah. Dan ternyata ini jadi isu global.

Maka itulah, saya menulis cerita ISA STORY, untuk berbagi keresahan dengan pembaca. Semoga ke depannya, saya bisa lebih bertindak nyata dalam menghadapi masalah sampah plastik ini.

Semoga saja.

Itu saja info dari saya. Dan, ah, satu lagi.

Cerita ini (30 Hari Untuk Cahaya) sebenarnya sudah mendapat beberapa tawaran penerbitan. Tapi saya kurang menanggapi. Entahlah. Saya merasa cerita ini ..., masih cukup dangkal. 😌

Sampai akhirnya, saya menerima satu tawaran dari satu penerbit, dan saya sudah melakukan semacam tanda tangan kontrak. Tapi kemudian, sampai hari ini ..., tidak ada kabar lanjutan sama sekali. Apa yang terjadi? Apa yang harus saya lakukan? Saya butuh sedikit tanggapan. Jangan sungkan untuk berbagi pengalaman, ya.

Demikian. Semoga semua baik-baik saja.

Terima kasih sudah berkenan membaca info ini. Siapapun kalian, di manapun kalian berada, apresiasi dan dukungan kalian benar-benar bermakna untuk saya. Sekali lagi, terima kasih.🤗

Semoga Allah subhanahu wata'ala memudahkan urusan kita semua.

[30] Hari Untuk CahayaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang