40. Akhir dari segalanya

7.2K 894 54
                                        

Atasa pov

Aku menatap layar laptopku yang ada tepat di hadapanku. Seharunya aku dengan tenang memilih universitas mana yang cocok untuk perkuliahanku. Oh astaga... pikiranku benar tak tenang saat ini, mengapa? Jelas! Ini tentang adikku yang bahkan belum kembali sejak kemarin.

Aku berada di kamar, kamar yang di sediakan mommy untukku di rumahnya. Sejak nanon pergi, aku dan dada tinggal disini untuk menemani mommy. Kami hanya takut sesuatu terjadi dengannya dan sudah tugas kami juga untuk menjaganya.

Aku menghela nafasku, menatap layar laptop yang aku sendiri tak tau yang mana yang aku pilih.

Aku mengapply bebrepa univ tertinggi di Korea selatan, akan tetapi sebenarnya keinginanku adalah aku ingin kuliah di oxford. Kalian tau? Disana ada fakultas yang aku inginkan dan seprtinya cocok denganku?.

Aku menempatkan satu tanganku di bawah daguku sampai tak lama aku mendengar pintu kamarku terbuka. Itu mommy.. dia datang membawakan aku minuman.

"Sayang?" Aku menoleh dan dia sedang berjalan mendekatiku sambil tersenyum membawa teh di atas nampan.

"Oh mommy?" Kataku ketika dia mendekatiku.

Mommy sedikit membaik sekarang.. meskpun yeah.. terkadang dia masih suka menangis diam diam di dalam kamar. Aku sering mendengarnya, dan yeah... aku tak sanggup jika melihat mata sembab mommy yang selalu menangisi adikku. Hah...

"Mommy bawakan susu untukmu.. kamu suka?" Tanyanya ketika dia meletakan susu di atas meja dan duduk di sisiku.

"Apapun yang mommy buat untukku pasti aku menyukainya" kataku sedikit menghiburnya.

Dia tersenyum dan mengusap usap kepalaku. Aku meminum susu buatan mommy.

"Kamu sedang apa sayang?" Tanyanya dan aku meletakan gelasku di atas meja, menatap mommy demgan senyumku.

"Oh aku sedang meng Apply form untuk masuk ke universitas Mom" kataku dan dia melihat ke layar laptopku.

"Benarkah? Universitas apa saja?" Tanyanya dan aku menujukan ya pada mommy.

"Ada beberapa di sekitar sini dan aku sedang mencoba untuk meng apply ke oxford univercity Mom.." kataku dan aku menunjukan form itu pda ibuku.

"Kenapa harus kesana?" Tanyanya dan aku menoleh menatapnya. Dia tampak tak senang melihatku.

"Eum... karna disana aku menemukan fakultas yang aku inginkan dan.. yeah.. seprtinya aku cocok disana?" Kataku dan mommy menatapku sedih. Ada apa? Apa aku salah?.

"Mom? Ada apa?"

"Tak bisakah kamu kuliah disini saja? Dengan mommy dan dadamu? Kamu sudah pergi selama 17 tahun dan apa kamu akan pergi lagi meninggalkan mommy?" Katanya dan itu membuat aku terdiam. Oh shit! Bagaimana ini? Melihat wajah mommy yang sedih seprti ini aku menjadi tak tega.

"Please... mommy tidak ingin kehilangan anak anak mommy... mommy ingin bersama kalian" katanya lirih dan ya ampun.. apa yang harus aku lakukan? Apa aku harus mengubur mimpiku demi mommy?.

"Tapi mom_"

"Kamu tega meninggalkan mommy?" Katanya menatap mataku. Shit! Matanya bahkan seolah memohon pdaku.

Aku menarik nafasku panjang dan baiklah... seprtinya aku harus mengalah? Aku tak ingin membuat mommy sedih apalgi dengan mata yang memohon itu.

"Ya ok mommy.. apapun untuk mommy" kataku dan wajahnya kini berubah tersenyum lebar.

Dia mengusap pipiku dan mengecup pipiku cepat. "Yasudah.. lanjutkan.. mommy akan memeriksa dada apa dia sudah pulang?" Katanya dan aku menganggukkan kepalaku.

Sky & butterfly Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang