38. Cuddle

7.8K 326 12
                                        

Guys sorry akun wp aku sempet ke logout dari apk dan karena ga sinkron sama akun aku yg lainnya aku mikir setengah mati nginget pw akun ini 😭

Happy reading :)
---
Joong bangun terlebih dahulu paginya melihat dunk disampingnya masih tertidur nyaman, gemas. Joong enggan membangunkan dunk memilih untuk menatap wajah manisnya bahkan tidur saja dunk lucu, joong jadi ingat kejadian kemarin tak bohong jika jantungnya berdetak lebih kencang saat berciuman dengan adik tiri nya ini, benar kata pond mungkin dirinya menyukai sosok adik tirinya itu. Tangan joong mengelus pipi yang lebih muda senyumnya juga tak luntur.

Chup

Satu kecupan joong berikan di salah satu sisi pipi dunk.

Chup

Mungkin itu suara kecupan di sisi pipi lainnya.

Emmmhh

Dunk menggeliat dalan tidurnya sedikit merubah posisi tidurnya sedikir memiring yang justru mempermudah akses joong karena menghadap kearah dada telanjangnya.

Jari jari joong mengelus pelan mata pemuda manis yang tidur hampir mendekapnya, turun ke pipinya mengelus pelan sedikit mencubit pipi yang terlihat lebih berisi itu gemas sekali ingin joong gigit saja pipi dunk, jarinya kini berpindah pada hidung dunk memainkannya perlahan yang terkadang membuat dunk mengeluh dalam tidurnya namun belum juga bangun, kini menyentuh bibir pink yang menarik perhatian joong, bibir dunk sangat terlihat pink dan juga lembut bakan terasa kenyal ketika jari jarinya bermain disana.

Kalau kalian ingin tahu jujur saja joong bisa katakan jika bibir yang kini ditatapnya sangat menggoda, apalagi dunk rutin menggunakan lipbalm untuk bibirnya seperti kemarin membuat joong dapat merasakan manis seperti strowberry saat mencium bibir cantik adiknya ini.

Chup

Satu kecupan joong berikan diujung hidung dunk dengan iseng mengigit gemas ujung hidung mancung sang adik membuat dunk membuka matanya perlahan.

" Emmm "
" ka archen " ucap dunk parau khas bangun tidurnya.

Chup

" morning kiss " joong mengecup singkat bibir dunk membuat dunk sejenak memejamkan matanya. 

" morning ka archen " posisi joong yang memiringkan badannya menghadap dunk dapat dunk lihat dengan jelas apalagi setelah joong mengecupnya.

" morning kiss " joong memajukan bibirnya pada dunk setelah mengucapkan hal itu membuat dunk tersenyum namun enggan menuruti sang kakak yang menbuat joong geram kembali memajukan wajahnya pada yang lebih manis, memberikan kecupan kecupan ringan di seluruh wajahnya membuat dunk geli.

Chup chup chup
Chup chup
Chup

" ka archennn lepas geli hahaha "

Chup chup

" hahaha ka archenn " dunk mulai mendorong dada joong yang berada di atas tubuhnya agar joong berhenti dengan kegiatannya.

Chup 

Kecupannya berhenti namun berganti lumatan lembut joong pada bibir sang adik tiri, melumatnya perlahan agar yang lebih muda dapat memberi akses untuk membuka mulut nya.

" mmhhh ka stop "

Dorongan tangan dunk pada dada joong berhasil membuat joong melepas pagutannya.

" belum sikat gigi tau kaaa " protes dunk.

" berarti habis sikat gigi boleh dilanjutin? " tanya joong menggoda membuat muka dunk memerah malu, gemas sekalii. 

---
" adek mau pergi kemana hari ini? " tanya joong yang sedang menyeduh kopi nya sedangkan dunk duduk tak jauh dari tempatnya berdiri.

" dirumah aja phuwin kerja, fourth juga main sama temen temen ka archen "
" kenapa ka archen ga ikut? "

" mau nemenin adek aja "
" nih susu anget buat adek " joong menyodorkan segelas susu hangat untuk dunk.

" tapi adek mager kemana mana "

" adek maunya ngapain di rumah? " joong ikut duduk di samping dunk.

" emmm netflix and chill mungkin " jawab dunk random.

" ga bosen nonton terus? " dunk menggeleng pelan.

" kaka kalo mau main pergi aja " kini joong yang menggeleng.

" ngga sama adek aja netflix and cuddle " jawab joong sambil tersenyum.

---

" ka archen bisa fokus nonton film ga sih " ucap dunk kesal, pasalnya keduanya kini berada di kamar dunk menuruti yang lebih muda untuk menonton film dengan persetujuan jika film yang ditonton bukanlah film horor jadi mereka memilih genre romance, dunk suka genre romance namun sejak sepuluh menit film dimulai dirinya semakin hilang fokus karena perilaku kaka tirinya itu yang terus mengendusi perpotongan lehernya membuat dunk merasakan sensasi geli hingga hilang fokus, dunk juga yakin jika joong sejak awal menang tak berniat menonton film bersamanya.

" ka archennnnn " ucap dunk lagi dengan rengekan.

" ka archen fokus dong "

" yang pengen nonton kan adek, kaka cuma nemenin adek " ucap joong namun enggan melepaskan dirinya dari perpotongan leher dunk, wangi sabun yang dunk gunakan sangat membuatnya nyaman menghirup wangi tersebut pada leher yang lebih muda.

" iya tapi adek jadi ga fokus ka "

Tangan joong mengambil remot disebelahnya mematikan film yang mereka lihat membuat cahaya di kamar dunk semakin minim karena mereka hanya mengandalkan cahaya layar di depannya.

" filemnya belum selesai " ucap dunk terdengar kecewa.
" nyalain lagi ka archen " lanjut dunk.

Joong bukannya menuruti kata kata dunk dirinya justru semakin memeluk dunk erat membuat badan keduanya saling menempel.

" ka archenn kenapa si " tanya dunk bingung.

" pengen cuddle " astaga dunk lelah dengan tingkah joong hari ini, kaka tirinya ini kenapa sih.

Dunk mengalah membiarkan joong semakin erat dengan tubuhnya dengan wajah yang tenggelam pada ceruk lehernya, sedikit membuat dirinya geli karena kumis tipis kaka tirinya yang mengenai kulit lehernya. Tangan dunk dibawa ke rambut halus yang lebih tua mengelusnya perlahan tangan lainnya mengelus punggung belakang joong, sedangkan tangan joong melingkar pada pinggang yang lebih muda.

Joong dengan pikirannya dirinya yakin jika perkataan pond tempo lalu memang benar dirinya memang jatuh hati pada adik tirinya sendiri, bukan hanya sayang sekedar adik dan kakak namun joong dapat merasakan jika dirinya menginginkan dunk lebih dari itu terlebih lagi jantungnya akan berproses lebih cepat ketika dekat dengan yang lebih muda, seperti sekarang joong juga dapat merasakan detak jantung dunk dengan jelas. 

Joong mengangkat wajahnya dari ceruk leher dunk menatap yang lebih muda membuat dunk turut menatap joong.

" adek " joong menanggil tanpa mengalihkan pandangannya membuat dunk hendak membuka mulutnya untuk mejawab.

" ayo pacaran "

STEP BROTHER [JoongDunk]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang