49. Jadian

5.9K 299 14
                                        

" ka archen hikss kenapa pergi lama sekali hiks hikss "
"dunk kangen " ucap dunk setelah joong berhasil melepaskan pelukan yang lebih muda di depannya. 

Joong memegang kedua bahu dunk metap dunk yang tengah menatapnya juga dengan air mata yang mengalir, wajah putihnya memerah seiring dengan isakan isakan yang ia kelurakan, masih lucu seperti dulu batin joong.
Joong tersenyum, mengusap pelan air mata yang turun di pipi adik tirinya itu mengelus pipinya perlahan lalu mendekat untuk mengecup dahi dunk membuat dunk memejamkan matanya sejenak.

" ka archenn hikss kok diem aja " dunk merasa sedari tadi dirinya hanya mengoceh meluapkan perasaannya namun tak kunjung diberikan jawaban oleh dominan di depannya itu.

" archen ga kemana mana "
" archen baik baik saja, dan masih ingat dengan lelaki manis ini " ucapnya dengan telunjuk yang sengaja mencolek hidung mancung dunk yang masih memerah. 

" archen pulang untuk kamu "
" untuk dunk "
" archen janji setelah ini archen tak akan main main dengan niat kita "

Kata kata yang joong keluarkan seperti sihir bagi dunk, dunk tahu maksud dari setiap perkataan joong di depan dan dia dibuat kembali menangis dengan kata kata yang joong ucapkan, meski takutnya begitu besar namun dunk yang yakin dengan joong akan baik baik saja. Tubuh dunk kembali masuk dalam pelukan dominan di depannya, malu dengan ucapan yang joong berikan kini tenggelam dalam dada joong dengan senyuman yang ia sembunyikan.

" JOONG "

Panggilan itu membuat joong menengok dan dunk reflek melepaskan pelukannya.

Mix,  itu suara mix yang tengah berjalan ke arah kedua anaknya dengan earth di sisinya. Mix sedikit berlari hingga berada di depan putra sulungnya dengan mata yang berkaca melihat putra sulungnya kembali. 

" bodohh lama sekali tak pulang "
" kamu fikir papa ga kawatir hah "
" anak kurang ajar "

Sumpah serapah ia keluarkan di depan joong tak sedikit pun menyakiti perasaan joong, joong tahu jika papa nya itu khawatir bukannya memarahi, joong mendekat memeluk tubuh papanya terlebih dahulu lalu dibalas oleh sang papa.

" joong kangen papah "

Kini giliran earth yang mendekat setelah joong melepaskan pelukan papanya. Memeluk joong tanpa kata kata.

" joong minta maaf daddy "

Ucapan joong hanya dibalas tepukan oleh daddy nya di punggung belakang si sulung.

Setelah saling melepas rindu kini giliran keluarga gaillard mengabadikan moment dengan mengambil beberapa foto, meski efek setelah nangis tak dapat hilang sepenuhnya namun ini adalah moment bahagia anak sulung mereka dan keluarga mereka.

Saat tengah sibuk saling berfoto tiba tiba beberapa orang yang tengah berkumpul mengeluarkan suara serentak membuat perhatian beberapa orang disekitarnya. Dengan penasaran joong dunk melangkah ke arah krumunan orang tersebut untuk mencari tahu penyebab keributan yang terjadi, setelahnya mereka menemukan seseorang yang tengah berlutut  dihadapan lelaki cantik dengan bunga ditangannya. 

" terimaaa "
" terimaa "
" terima "

Sorak sorak orang mulai memenuhi krumunan tersebut membuat seluruh orang yang melihatnya tersenyum, begitu juga dengan joong dunk yang melihatnya. 

Phuwin mengangguk malu.
" aku mau jadi pacar kaka " ucapnya pelan namun dapat di dengar sebagian orang disekiarnya membuat kericuhan kembali terjadi. 

" YEEEEE "
" YUHUUUUU "
" CIEEE "

dunk tersenyum, akhirnya keras kepala phuwin pecah juga oleh pond setelah bertahun tahun dengan hubungan tanpa setatus, hari ini keduanya resmi menjadi sepasang kekasih,  dengan iseng dirinya meneriaki pasangan yang baru saja jadian itu membuat keadaan kembali ricuh.

" Cium "
" Cium "
" Cium "

Ucapan dunk mulai diikuti oleh banyak orang disekitar nya membuat phuwin semakin terlihat malu, ditembak ditempat umum setelah prosesi wisuda cukup membuatnya malu setengah mati dan kini justru orang² ini melihatnya berciuman? Yang gila saja phuwin tak mau.

Saat larut dalam pikirannya pipi phuwin dipegang oleh kedua tangan kekar yang kini menyandang status sebagai pacar barunya, pond mendekatkan wajahnya pada yang lebih cantik, menundukan wajahnya sedikit memiringkan kepalanya lalu mengambil ciuman pertama mereka setelah resmi menjadi sepasang kekasih, dengan tangan phuwin yang memegang bungan besar pemberian pond tak dapat ia gunakan untuk mendorong orang di depannya, memilih untuk memejamkan matanya membalas setiap lumatan dan kecupan yang pond berikan menghasilkan suara ricuh yang semakin kencang disekitarnya. 

" akhirnya temen gw ga jomblo lg " ucap joong melihat pondphuwin di depannya, dunk mengangguk.

" kalo kamu mau ga jadi pacar archen? " tanya joong asal pada dunk membuat dunk memukul pelan lengan orang disebelahnya, salting. 

---
Keluarga gaillard kini sampai di kediaman mereka setelah sibuk dengan acara wisuda joong hari ini, seluruh anggota keluarga gaillard tengah berada di ruang tengah menikmati minuman dingin yang telah disiapkan.

" jadi selama ini kamu tinggal di mana? " tanya earth menbuat seluruh anggota keluarga nya menatap kepala rumah tangga tersebut. 

" chiang mai dad " mix cukup terkejut karena tak ada bisnis keluarga disana dan bahkan tak ada saudara yang berada di kota tersebut.

" hidup dengan apa kamu disana? " tanya earth lagi.

" oma yang bantu joong " ucap joong.

" astaga orang tua itu masih saja membela cucu nya " ucap earth entah pada siapa.

" udalahh sayang yang penting kan joong sudah pulang " mix mengelus pundak sang suami agar tak terus terusan memperbesar masalah sebelumnya.

" mending adek sama joong naik gih istirahat dulu pasti capek " ucap mix pada kedua anaknya membuat dunk mengangguk namun tidak dengan joong.

Joong berdiri.

" joong tak akan pulang kesini " ucapan joong membuat kedua orang tuanya dan dunk menengok kaget,  baru saja satu masalah selesai masalah apa lagi yang akan joong perbuat kali ini. 

Deringan telfon di tangan joong membuat perhatian seluruh keluarga sedikit teralihkan sejenak sebelum kembali menatap joong yang tak mengangkat panggilan tersebut. 

" joong harus segera ke bandara, joong akan pulang ke chiang mai bukan disini "

Tak hanya mix yang terkejut namun dunk juga sungguh terkejut dengan ucapan sang kaka, lantas joong akan kembali menghilang setelah datang setengah hari dihadapan dirinya? 

" joong akan kembali besok pah dad, joong akan kembali ke rumah ini besok.  Bukan untuk pulang namun untuk melamar anak bungsu kalian " ucap joong menatap dunk membuat mix kembali shock dengan pernyataan joong. 

Joong kembali melihat ponselnya sebelum pergi meninggalkan rumah tersebut dengan orang orang yang masih memproses ucapan dirinya yang barusan, terlalu mengejutkan.

" joong sudah terlambat "
" bersiaplah besok cantik "

Kalimat terakhir yang joong ucapkan dengan menatap dunk yang masih ngefrezee di tempatnya lalu benar benar meninggalkan rumah besar tersebut.

" pah " ucap dunk pelan pada papah nya. 

50 final episode :)

STEP BROTHER [JoongDunk]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang