" lohh kenapa balik lagi Sayang? " tanya earth heran melihat mix yang cepat kembali dengan barang yang masih di tangannya.
Mix menghiraukan pertanyaan earth padanya memilih duduk di sofa yang diduduki earth yang sibuk melihat perkembangan usahanya di layar dengan segelas kopi hitam di meja.
" kenapa sayang? " tanya earth lagi karena mix masih betah diam.
" aku harus gimana sayang " ucap mix melihat earth cemas, segera earth menaruh ipad yang berada di tangannya mengalihkan seluruh perhatiannya pada mix.
" kenapa hmm? " tanya eath lembut.
" anak kita " ucap mix cemas.
" iya kenapa joong? Kenapa dunk? " tanya earth masih santai.
" mereka .. "
Wajah earth mengeras terlihat cukup marah dengan cerita yang mix bicarakan tadi, yang mix lihat jika kedua anaknya melakukan hal yang tak seharusnya entah sudah sejauh mana namun cerita mix membuat earth yakin jika kedua anaknya tak memiliki penolakan satu sama lain.
Earth memijit pelipis nya pusing, jika mix yang marah dengan kejadian tempo lalu ketika anak bungsu nya sakit namun kini mix justru lebih bisa mengontrol emosi nya karena ia tahu earth akan lebih emosi, kemarin suaminya ini memberi kawajaran karena posisi dunk yang sedang sakit namun ketika kondisi keduanya baik baik saja maka mereka berdua memang salah.
" kita selesain di rumah ya sayang " ucap mix pelan mengelus punggung sang dominan berharap memberikan rilex pada suaminya.
---
Paginya keluarga gaillard meninggalkan hotel hendak ke bandara untuk kembali ke negara mereka, thailand. Cukup sudah kenangan yang bereka ciptakan di negara ini, selama perjalanan dari hotel ke bandara hingga sampai di bandara thailand earth tetap diam tanpa mengucapkan kata kata kecuali dengan mix itu juga cukup singkat hingga membuat joong heran.
" pah, daddy kenapa? " tanya joong berbisik.
" gapapa sayang, ayo pulang " mix mengarahkan keluarga nya menuju mobil yang sudah disediakan mix dengan supir pribadi mereka.
Turki sepertinya membawa banyak barang ke dalam koper keluarga gaillard, mereka membawa dua kali lipat jumlah koper yang sebelumnya mereka bawa ke turki. Kini keluarga gaillard sudah tiba dikediamannya memasuki rumah tersebut, dengan mix yang hendak menuju kamarnya begitu juga dengan kedua putra nya.
" joong daddy mau bicara " ucapan earth membuat seluruh anggota keluarga menatapnya melihat earth dengan wajah serius membuat joong sedikit bingung, joong sudah sering dimarahi daddy nya namun kali ini joong tak tahu dimana letak kesalahannya.
" baik dadd " joong mengurungkan niatnya menuju kamar membuat dunk menatapnya penasaran.
" adek naik ke atas " ucap earth lagi membuat dunk kembali melangkahkan kakinya menuju lantai dua, begitu juga mix dirinya enggan mengganggu sang suami beserta anak sulungnya lebih memilih untuk memasuki kamarnya.
Joong mengikuti langkah sang daddy yang mengarahkannya ke ruangan kerja earth.
" sini duduk " joong mengikuti sang daddy duduk di depan meja kerja daddy nya berhadapan dihalangi meja yang cukup besar tersebut.
" sejauh mana kamu sama dunk " ucap earth tanpa basa basi membuat joong cukup terkejut.
" maksud daddy? " tanya joong heran.
" kejadian di rumah sakit tempo lalu memang daddy wajarkan karena kondisi dunk, namun jika kalian melangkah lebih jauh dari itu artinya kalian berdua memang salah. Sebelum hal tersebut makin jauh daddy minta kamu untuk berhenti, dia adik kamu joong " jelas earth.
" dia adik tiri aku dadd " ucap joong menekan kata tiri pada kalimatnya.
" tetap saja joong dia adikmu, kaka mana yang memiliki hubungan mesra dengan adiknya sendiri " ucap earth jelas.
" daddy bilang jika cinta tak ada yang salah, lantas apa yang salah daripada aku dan dunk dadd "
Emosi earth mulai naik, joong sekarang susah untuk diberitahu membuat kepalanya pusing sungguh bukan sanggahan demi sanggahan yang ingin earth dengar.
" berhenti atau daddy yang bakal misahin kalian " ucap earth lagi.
" aku ga bakal berhenti sampe dapet restu papa sama daddy " ucap joong sebelum pergi meninggalkan earth di ruang kerja nya.
Kepala earth pusing sungguh anak sulungnya mulai rebel, dirinya membiarkan badannya bersandar pada kursi kerjanya sejenak merilekskan tubuhnya sampai mix datang menghampiri dengan segelas kopi ditangan.
" minum dulu sayang biar rileks " earth mengangguk memilih mengicipi kopi buatan sang istri, mix berdiri di belakang earth memijat pundak suaminya perlahan.
" gimana dengan joong sayang? " tanya earth perlahan membuat earth menggeleng.
" anak kamu ngebangkang "
" anak kamu juga itu " protes mix.
" terus langkah kamu apa? "
" ga ada pilihan lain sayang "
---
Setelah menemui erth joong naik ke lantai atas namun bukan ke kamarnya melainkan ke kamar sang adik, membuka pintu kamar tersebut membuat dunk menengok ka arah pintu melihat joong yang berjalan ke arahnya pelan, muka nya tak enak dilihat.
" kenapa? " tanya dunk sedikit mendongak karena perbedaan tinggi keduanya.
Bukannya menjawab joong justru memeluk erat sang adik menenggelamkan wajahnya di leher yang lebih manis membuat dunk bingung, mengelus punggung belakang joong pelan.
" ka archen kenapa? "
" dimarahin daddy ya? "
" ka archen nakal ya ?" seluruh pertanyaan dunk mendapat gelengan berturut dari sang dominan.
" capek "
" pengen peluk "
Dunk mengalah tak lagi bertanyaa tetap mengelus punggung joong perlahan.
---
Paginya keluarga gaillard duduk bersama di meja makan untuk sarapan pagi, mereka makan dengan diam, tak cukup aneh memamg bagi dunk namun iya bagi yang lainnya. Sarapan berlangsung khitmat sampai earth mengeluarkan suara.
" joong akan kembali ke amerika setelah liburan semester selesai "
KAMU SEDANG MEMBACA
STEP BROTHER [JoongDunk]
Random" mau kaka gendong? " " kaki adek sakit " lanjutnya. yang ditanya diam masih terduduk disamping trotoar, yang sakit kakinya tapi kenapa hatinya ikut berantakan. " adek berat " jawabnya pelan hampir tak terdengar " kemaren lusa kaka juga gendong...
![STEP BROTHER [JoongDunk]](https://img.wattpad.com/cover/358788527-64-k302437.jpg)