26. pembunuh tragis

47 21 0
                                        

Seorang wanita diikuti oleh seseorang yang memakai celana jeans dan hoddie hitam berlogo VENOM memakai topeng nya.

Wanita itu ketakutan karena banyak berita pembunuhan akhir akhir ini yang membuat semua orang jarang keluar, keluar saja karena urusan yang benar benar penting selain nya tidak boleh.

Wanita itu langsung berlari dan seseorang dibelakang nya mengejarnya lalu dia bersembunyi di samping kotak kardus besar yang menutupi nya dari seseorang tersebut.

Dia langsung menelfon satpam yang didekat sini untuk menolong nya namun seseorang itu menemukannya dan sambil tersenyum jahat kepadanya.

" TOLONG " teriak wanita itu melirik senyuman seseorang itu dan seseorang itu langsung menembaknya dengan pistolnya lalu wanita itu langsung pingsan.

satpam yang ditelfon wanita itu datang dan langsung meletakkan pistol disamping kepala seseorang itu namun seseorang itu langsung mengambil pistolnya lalu membalikan pistolnya itu ke arah wajah satpam itu membuat satu matanya tertembak pistolnya.

Seseorang itu langsung menendang dada satpam itu sampai terpental jauh dan langsung menginjak wajahnya.

" kalo udah jadi satpam gausah berharap jadi polisi " ucap seseorang itu dan langsung menendang kepalanya lalu pergi.

Satpam itu langsung menelfon kepolisian namun belum dia bilang seseorang itu langsung menembak dada nya dari jauh membuat satpam itu pingsan lalu menghilang begitu saja.

Beberapa menit kemudian, 2 mobil polisi datang dan melirik dua orang tergeletak dijalan itu lalu mengecek nafas mereka namun sudah tidak ada.

Mereka langsung memanggil ambulan dan para wartawan datang untuk menanyakan kejadian itu dan terbesar di internet dan televisi.

" tragis banget ya mereka, padahal bukan lagi tugas kita loh " ucap jennie sambil memakan cemilan melirik berita di televisi.

" lebih tragisan kalo kita jalanin tugas, itu masih mending " ucap taeyong yang disamping jennie sambil memakan cemilan melirik berita di televisi.

Mobil polisi terdengar dan mereka langsung mengetok pintu rumah mereka lalu mereka langsung keluar dari rumah mereka melirik para polisi itu.

" kenapa pak? Mau nangkep kita? pagi tadi udah jelas di korban itu bukan sidik jari kita, sekarang korban baru mau nuduh kita? " tanya jennie melirik para polisi itu.

" cincin ini milikmu? " tanya satu polisi di depan jennie melirik mata jennie yang memberikan plastik berisi cincin celine kepada jennie.

" kenapa? Mau nuduh saya lagi ? banyak kali pak yang pakai cincin kayak gitu mentang mentang saya pernah pake, jadi saya gitu pelakunya? " tanya jennie melirik mata satu polisi di depan yang di depan nya.

Mereka diperiksa sidik jari di korban itu namun tidak cocok lalu para polisi meminta maaf kepada mereka dan pergi.

" buang buang waktu " ucap taeyong lalu handphone jennie berbunyi seseorang menelfon nya dan dia langsung mengambil di kantong celananya.

Dia pun meangkat telefon nya, jaehyun menelfon nya.

" selesai? Sialan mantan lu itu, mau nuduh lu untung gw langsung gercep lihat sidik jari dipalsuin ama anggota mereka " ucap jaehyun didalam telefon.

" makasih ya abang gw yang ganteng, baik banget deh " ucap jennie yang membuat jaehyun taeyong mual mendengar nya.

" huek, gak cocok lu jadi cewe imut kayak gitu, jijik gw " ucap jaehyun.

" gw jitak kepala lu kalo ketemu ye, awas aja lu " ucap jennie yang kesal.

" yaudah, malem ke markas ada target baru mungkin giliran tugas kalian, dah dulu gw lagi ama rose " ucap jaehyun dan langsung mematikan telefonnya.

Dua motor Melaju dengan cepat dan mereka memberentihkan motor nya di depan markas rahasia gabungan anggota mereka.

Jennie taeyong membuka helmnya dan mengibaskan rambut nya lalu turun dari motor.

Mereka masuk ke markas dan masuk ke ruang rahasia anggota mereka lalu semua anggota sudah duduk dimeja masing-masing.

" lama banget sih lu berdua, bucin terus " ucap yuta melirik jennie taeyong yang baru sampai.

" sirik banget sih lu " ucap taeyong melirik yuta dengan tajam.

" target selanjutnya " ucap lisa yang menunjukkan 2 foto dua pria di atas meja dan jennie taeyong langsung duduk di meja mereka lalu semua anggota melirik 2 foto itu.

" giliran lu berdua tugas nya, kemaren gw ama jisoo ya, enak aja lu berdua bucin terus " ucap doyoung melirik mata jennie lalu melirik mata taeyong.

" ya nya, kemaren hampir ketauan, target berat aja harusnya lu berdua malah kita cuma karena kalian masih diawasin ama polisi " ucap jisoo melirik mata taeyong lalu melirik mata jisoo.

" balas dendam sekalian ama mantan sialan lu itu, tambah kerjaan gw aja " ucap jaehyun melirik mata jennie.

" males gw ladenin dia, nambah ngelunjak nanti sebelah gw cemburu " ucap jennie melirik mata jaehyun membuat taeyong tersendir dan semua anggota tertawa mendengar nya kecuali jennie taeyong.

setelah selesai membicarakan misi, jennie taeyong langsung menjalankan misi nya untuk membunuh dua pria yang ada di foto itu.

Mereka dengan style celana jeans hitam dan hoddie hitam berlogo MONSTERS memakai topeng lalu mereka berdua duduk terpisah di restoran melirik dua pria yang sedang duduk sambil mengobrol dari kejauhan.

dua pria itu pergi dan mereka mengikuti nya dari belakang lalu dua pria itu merasa seperti ada mengikuti nya.

Mereka melirik ke belakang namun tidak ada siapa siapa lalu dari samping mereka,  jennie taeyong langsung menusuk dari belakang dengan pisau dan menutup mulut mereka dengan kain yang berisi racun.

Namun sayangnya mereka masuk perangkap, para polisi mengerubunginya dengan pistol di depan masing-masing.

" TANGKAP MEREKA " teriak ketua polisi satu melirik jennie taeyong dan mereka langsung mengeluarkan senjata kematian mereka ke semua tubuh polisi.

Semua polisi tergeletak di tanah dengan keadaan tubuh terluka dengan senjata tajam.

Mereka berlari saat anggota polisi lainnya mengejar mereka dan satu polisi menembak ke arah jennie namun taeyong menggalanginya membuat samping dada taeyong tertembak dari kejauhan.

Jennie yang melirik nya dan langsung menggandeng tangan taeyong membawa nya bersembunyi di tempat sepi.

Jennie langsung mendorong taeyong ke dinding mendekati tubuh nya karena tempat itu sempit sekali.

" lu gak papa? nanti gw obatin, sialan kayaknya anggota kita ada mata mata setiap ngejalanin tugas pasti ketahuan " ucap jennie dengan nada pelan melirik mata taeyong.

" gw gak papa, lu gak terluka kan? " tanya taeyong dengan nada pelan melirik mata jennie dan jennie menggelengkan kepalanya.

Jennie langsung keluar dan menendang satu persatu para polisi itu dengan tenaga dalamnya lalu menembak satu persatu mereka dengan pistol nya.

Jennie langsung menarik taeyong keluar lalu membawa nya pergi dengan kekuatan kecepatan nya membuat para polisi kaget dan ketakutan, itu hantu atau manusia?.

DEVIL OBSESSION ( END ) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang