24.🔸

4.4K 314 2
                                        

Ambil baiknya, buang buruknya !!!

Take your time to reading, enjoy it !!! 🍵🧸

Keep VOTING !!!

--------------------------------------------------------------

Udara semakin dingin, pepohonan di sekitar juga mulai menghembuskan angin yang menusuk ke dalam raga. Sebelumnya Jennie tidak menyangka jika menginap di danau yang biasa ia dan keluarganya kunjungi akan terasa sedingin ini.

Suhu rata-rata di sana antara 0° sampai -5°C pada musim panas. Pukul 19.20 keduanya mulai memakai sleeping bag super hangat yang sengaja Lisa beli demi menjaga kehangatan tubuhnya juga Jennie. Dalam sleeping bag yang hanya dapat digunakan oleh dua orang itu membuat Jennie tak bisa jauh dari pelukan Lisa.

"Lebih hangat seperti ini bukan? Hm.." ucap Jennie, Lisa mengeratkan pelukannya dan mengecup dahi Jennie.

"Aku tidak akan membiarkanmu kedinginan sayang. Selamat tidur hm? Besok pagi kusiapkan sarapan yang hangat dan lezat"

Jennie mengecup pipi Lisa, tersenyum dan semakin bersembunyi di pelukan kekasihnya.

Tidak ada permainan berikutnya setelah malam pertama di apartemen lalu. Keduanya tidur begitu merasakan suhu udara di luar yang semakin menembus ke dalam tenda.

Di luar tenda, sang bodyguard menjaga Jennie dan Lisa sembari menikmati kopi panas di hadapan bara api yang menyala. Udara dingin tak dapat menggoyahkan pekerjaan mereka yang bergantian untuk menjaga tenda.

###

Malam dingin yang terlewati ternyata masih belum cukup bagi mereka untuk mendapatkan kehangatan setelah menjelang pagi.

Jennie membuka matanya, merasakan longgar pelukan sebelum tidur, kemudian mencari Lisa di sekitar.

"Lisa? Li? Kau di mana sayang? Ya Tuhan! Lisa.." Jennie pergi keluar tenda, ia hampir menangis karena tak dapat menemukan Lisa di sisinya.

Seorang bodyguard berdiri di dekat tenda, namun seorang lainnya tak ada di sana. Jennie berlari untuk menghampiri bodyguard itu guna menanyakan kekasihnya, namun Lisa lebih dulu memanggilnya dari lain arah.

"Sayang? Kau sudah bangun?" tanya Lisa dari jarak yang cukup dekat sekarang, ia kembali ke area tenda bersama seorang bodyguardnya, Jennie menoleh dan berlari ke arahnya.

"Yak! Kau ke mana saja hah? Kenapa tidak mengabariku? Kenapa tidak membangunkanku jika kau mau pergi?" Jennie memeluk Lisa yang memanjakannya dengan cara menggendongnya dari depan, ia usap punggung Jennie lalu mengecup kekasihnya yang menggantung bagai koala.

"Aku baru dari kamar kecil sayang, tidak mungkin aku buang air sembarangan, karena tempat ini begitu asri. Di vila sebelah sana ada kamar kecil yang bisa kita kenakan"

"Tapi aku takut kau pergi Li, aku takut sesuatu terjadi padamu karena kau tidak ada di sisiku"

"Arasseo mianhae sayangku, mian hm? Aku sudah membuatmu khawatir"

Just MarriedCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang