46🔸

2.7K 239 20
                                        

Ambil baiknya, buang buruknya !!!

Take your time to reading, enjoy it !!! 🍵🧸

Keep VOTING !!!

--------------------------------------------------------------

Lisa masih membuka matanya, mencoba sadar dan mengatakan sesuatu pada Jisoo meski tubuhnya begitu lemah.

"Jisoo, Kim- Mingyu yang mengincar, nyawa istriku.. Tolong hentikan dia" Lisa mencoba untuk bangun, sekalipun tubuhnya telah ditabrak dan ditikam oleh sahabatnya sendiri, Kim Mingyu.

"Mwo? Mingyu? Kim Mingyu? Ah jebal jangan bergerak Lisa. Darahmu semakin banyak keluar. Tolong diamlah" Masih dalam keadaan kalut, Jisoo hampir tidak percaya dengan apa yang ia dengar dari Lisa, bahwa Mingyu yang telah membuatnya hingga terkapar seperti saat ini.

Tidak lama para medis tiba, Lisa segera diberi pertolongan pertama dan dibawa ke dalam mobil ambulance. Jisoo ikut masuk ke dalam mobil sembari menghubungi bosnya.

"Tolong angkat telponnya tuan.." harap Jisoo.

📲

"Ya Jisoo? Ada apa?"

"Tuan, hiks.. Maafkan saya"

"Jisoo, apa yang terjadi? Kenapa kau menangis? Ada apa nak? Katakan pada paman"

"Lisa kecelakaan dan ditikam oleh seseorang, maafkan Jisoo paman.. Hiks.. Jisoo lengah"

"Jisoo sekarang kau tenang dulu, katakan apa yang terjadi"

"Ceritanya panjang paman, namun yang jelas pelakunya adalah Kim Mingyu, teman Lisa, dan dia kabur setelah melakukan kejahatan ini"

"Kim Mingyu? Apa yang membuatnya melakukan ini? Baiklah Jisoo, paman akan menghancurkan setiap keturunannya! Kau tenang, jangan beritahu ini pada tantemu, dan tetap dampingi Lisa serta kabari paman bagaimana kondisinya"

"Nee paman"

🔚

Jisoo menutup panggilannya dan terus menggenggam tangan Lisa yang berlumuran darah. Ia terus menangis mengingat betapa malangnya Lisa menghadapi hal ini.

"Keokjeonghajima, kau jelek saat menangis"

"Yak! Perutmu tertikam Lisa, kau masih bisa mengejekku.. Hiks.."

"Tolong jaga Jennie, Jisooyaa"

"Aku akan marah jika kau tidak bertahan hah! Aku akan marah padamu!"

"Gomawo Jisoo" Lisa meneteskan air matanya, dan tubuhnya semakin melemas hingga ia memejamkan kedua matanya.

Jisoo menangis tersedu sembari meremas tangan Lisa yang kini mulai tertidur lemas. Ia melihat perawat dan meminta kepastian, kemudian perawat tersebut menjelaskan hal yang terjadi mengenai Lisa pada Jisoo.

"Gwenchana nona, pasien masih dalam keadaan bernapas, karena pendarahan yang semakin banyak, pasien kehilangan kesadarannya dan pingsan"

"Dia tetap akan bernapas 'kan?" tanya Jisoo sekali lagi, ia benar-benar ketakutan.

Just MarriedCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang