42.🔸

2.8K 223 12
                                        

Ambil baiknya, buang buruknya !!!

Take your time to reading, enjoy it !!! 🍵🧸

Keep VOTING !!!

--------------------------------------------------------------

Brug!

Jennie menutup pintu kamar tepat ketika Lisa akan masuk menyusulnya. Pintu otomatis itu dibanting oleh Jennie, karena saking tidak terimanya ia pada apa yang dilakukan Lisa.

"Astaga" Lisa terkejut dan segera menyusul istrinya masuk ke dalam kamar.

Begitu pintu dibuka, Jennie kembali menutupi tubuhnya dengan selimut hingga kepala. Dengan sabar Lisa mendekatinya, mengusap lembut kepalanya, namun Jennie enggan membuka selimut yang menutupinya.

"Sayang, maafkan aku hm? Maaf karena aku tidak ingin mengganggu tidurmu sayangku"

"Bukan berarti kau tidak menepati janjimu"

"Arasseo mianhae, kita kunjungi baby sekarang em?"

"Aku tidak mood! Baby sudah marah padamu!"

"Hm.. Kau yakin tidak ingin melihat ini?" bujuk Lisa, Jennie mengintip dari balik selimut.

Pasangan serasi, Jennie melihat suaminya telah bertelanjang bulat hingga dirinya membuka selimut dan meraih junior suaminya.

"Action daddymu lama sekali baby" ucap Jennie, ia segera melumat bibir Lisa dan berciuman di sana.

Jennie tersenyum begitu melihat suaminya full naked, ia membuka pakaiannya dan meletakan tangan Lisa pada payudaranya.

Keduanya berciuman, Lisa yang mendominasi ciuman dengan gaya 360° lumatan, dikecup, dihisap, ditariknya bibir Jennie hingga sang empunya tersenyum mematikan.

Tak ingin kalah dari suaminya Jennie pun menarik bibir bawah Lisa dengan giginya, ia gigit lembut dan memperkuat permainan lidahnya sampai menyapu area mulut suaminya.

Kedua tangan Lisa bekerja dengan baik, kiri di bawah, kanan di atas, masing-masing memiliki peran penting untuk penetrasi bumil super horny tersebut.

Jennie mulai mendorong suaminya ke tempat tidur hingga terbaring, karena sesuai saran dari dokter kandungan, mereka dapat melakukan cocok tanam selama trimester pertama dengan cara woman on top, jadi Jennie yang akan memimpin permainan kali ini hingga trimester kedua berjalan.

Jika kebanyakan dari ibu hamil akan takut untuk berhubungan intim selama trimester pertama dan menurunnya tingkat gairah seksual, justru berbeda dengan bumil satu ini. Jennie amat sangat bertolak belakang dari kebanyakan ibu hamil lainnya, ia ingin selalu melakukan hubungan intim dengan suaminya bahkan setiap malam jika bisa. Selama resiko kehamilan muda itu mereka jaga dan berhati-hati, Lisa sepakat untuk melakukan segala hal yang diinginkan oleh bumilnya selagi dengan memperhatikan posisi dan tingkat keamanan cara mereka melakukannya.

"Daddy coming baby, kita akan dikunjungi daddy" ucap Jennie dengan semangat, bermain di atas suaminya dan mulai memasukkan penis suaminya pada vaginanya yang sudah tak tertahankan sejak semalam.

Just MarriedCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang