27.🔹

3.8K 289 6
                                        

Ambil baiknya, buang buruknya !!!

Take your time to reading, enjoy it !!! 🍵🧸

Keep VOTING !!!

--------------------------------------------------------------

Manoban beserta istri juga menantu dan besannya datang menghampiri suara teriakan Lisa. Dengan raut panik mereka segera mendatangi Lisa, namun yang mereka lihat justru jauh lebih mengejutkan daripada teriakan Lisa sebelumnya.

"Li? Ya Tuhan" Jennie menutup mulutnya, matanya terpejam dan segera berbalik, Ji Eun memeluknya. Sementara ayahnya dan Hyun Sik Manoban memasuki ruangan yang kini terlihat terang dan bertanya pada Lisa.

"Apa yang terjadi dengan pendeta, Lisa?" tanya Hyun Sik Manoban.

"Papa? Jika ada hal yang terjadi atau mitos beredar lainnya terkait kematian pendeta pada hari pernikahanku dengan Jennie, tolong jangan hentikan Lisa untuk melindungi Jennie" ucap Lisa, dengan air mata yang menetes, ia masih shock dan merasa tak percaya akan hal tragis yang ia hadapi saat ini.

Pendeta itu telah dibunuh, sepenuhnya pembunuhan terencana. Manoban segera menghubungi pihak kepolisian serta ambulan setempat untuk membereskan kejadian.

"Bangunlah, papa akan usut kasus ini hingga pelakunya merasakan hal yang sama, nak"

"Pa, sepatu Lisa mengenai darah pak pendeta, bahkan celana Lisa juga mengenainya. Pa, seseorang yang telah mengikat janji suci Lisa dan Jennie telah tiada. Siapa sosok biadab yang telah tega melakukan hal sekeji ini pa?" dengan tatapan kosong yang mengarah pada jenazah pendeta, Lisa terus berbicara pada ayahnya.

"Lisa, Lisa sadarlah nak. Biar papa selesaikan kasus ini hm? Sekarang kau dan Jennie, juga mama kembalilah ke apartemen. Kalian pulang lebih dulu, papa akan pulang setelah menyelesaikan kasus ini"

"Ayahmu benar, nak. Sekarang sebaiknya kalian istirahat, Jennie juga terlihat shock melihat ini" ucap Kim, lantas mengajak Lisa untuk bangun.

"Jennie, Jennie.. Kau baik-baik saja sayang? Tidak ada yang terluka padamu 'kan?" Lisa segera memeluk Jennie, juga memeriksanya, memastikan istrinya baik-baik saja.

"Tidak ada, sayang, aku baik. Kau baik-baik saja hm? Tidak ada yang terluka padamu 'kan sayang?" Dengan pelukan yang sama khawatir, Jennie terbenam dalam dekapan suaminya.

"Tidak ada, sayang. Aku tidak apa-apa. Tapi pak pendeta.."

"Aku sangat takut dan khawatir ketika mendengar suara teriakanmu. Aku takut kau kenapa-kenapa hon"

"Nak, sebaiknya kita pulang hm? Mama takut terjadi lebih banyak hal aneh di gereja ini. Mama takut"

"Iya ma, kita pulang ke apartemen"

"Lisa, papa sudah menyiapkan sepuluh bodyguard untuk menjaga kalian dalam perjalanan, begitu kalian tiba tolong kabari papa"

"Iya pa"

###

Sementara Lisa, Jennie, Ji Eun Manoban pulang ke apartemen, Hyun Sik Manoban dan Kim Seon Ho masih berada di tempat kejadian hingga pihak kepolisian dan tim investigasi sekaligus medis tiba di sana.

Just MarriedCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang