13.🔹

5K 399 30
                                        

Ambil baiknya, buang buruknya !!!

Take your time to reading, enjoy it !!! 🍵🧸

Keep VOTING !!!

--------------------------------------------------------------

CLOUD Internasional.

Hari-hari berlalu seperti biasa. Desas-desus dari beberapa penyebar gosip mulai bertebaran. Di kantin, di ruang kerja, departemen, tangga darurat, bahkan di halaman juga bus jemputan karyawan, CEO yang diutus ke luar negeri menjadi topik paling hangat.

Tidak teralihkan, sosok wanita yang mengagumi CEO muda itu ikut dalam perbincangan sebagai pendengar dan pelempar pertanyaan.

Irene, mendengar kabar bahwasanya sang CEO yang biasa ia lihat sesekali saat bekerja, kini telah tinggal di Paris. Merasa penasaran akan apa yang membuat CEO CLOUD itu tinggal di sana, Irene pun mengajukan pertanyaan kepada para penggosip.

"Sebenarnya apa yang membuat CEO kita meninggalkan Korea?" tanya Irene pada teman-temannya yang seolah paling mengerti tentang keadaan gosip terhangat.

"Yang kudengar dari yang lain, CEO kita tinggal di Paris sementara karena sedang mempersiapkan pernikahannya dengan mempelai wanitanya" jawab salah satu teman Irene.

"Mwo? Tidak mungkin, itu tidak masuk akal" Mendengar jawaban itu, Irene segera meninggalkan teman-temannya dan berjalan menuju lobi perusahaan.

Bersamaan dengan datangnya Jisoo, Irene masih mengoceh tak terima akan gosip tersebut, hingga ia berbicara sendiri saat berjalan di lobi.

"Tidak mungkin CEO Lalisa meninggalkan posisinya hanya karena wanita, tidak mungkin"

"Wae tidak mungkin? Kenapa tidak mungkin?" sela Jisoo saat memasuki lift yang sama dengan Irene, hanya ada mereka berdua di sana, lalu beberapa orang ikut masuk ke dalam lift.

"Omo, Sekretaris Jisoo, ahm selamat pagi" yang lain pun ikut menyapa dengan kebiasaan salam mereka.

"Ya pagi" jawab Jisoo, lalu seseorang di samping Irene memberanikan diri untuk bertanya kepada Jisoo, si sekretaris perusahaan.

"Ahm, maaf sebelumnya Sekretaris Jisoo, apa benar tuan CEO Lalisa dipindahkan ke Paris karena mempersiapkan pernikahannya?"

"Ya, benar. Dan kurasa itu cukup memakan waktu, karena mempelai wanitanya itu begitu menyukai kultural di Eropa. Karena CEO kita teramat mencintai kekasihnya, jadi mereka akan melangsungkan pernikahan di sana, dan mendaftarkannya di sini"

"Wah.. Daebak, lalu siapa yang akan menjadi CEO kita sementara tuan Lalisa tidak di sini? Maaf agak lancang sekretaris Jisoo"

"Aniya gwenchana, CEO kosong sementara ini, tapi tugasnya diambil oleh tuan Manoban sementara"

"Omo tuan besar yang akan menjadi CEO kita" bisik para karyawan itu, lantas mereka keluar usai memberi salam, begitu pun dengan Irene, karena kantor tempat Jisoo bekerja masih jauh di atas lantai mereka.

Just MarriedCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang